Aneh, Warga Korsel Cari Makna Hidup di Peti Mati

BA
Oleh Billy A. Banggawan
Kamis 14 Juli 2011
share
telegraph.co.uk

INILAH.COM, Jakarta Sekitar 70 orang mengikuti jalur pengalaman kematian untuk lebih menghargai kehidupan. Hal ini dilakukan guna mencari makna hidup. Seperti apa?

Seminar ini melibatkan peti mati yang menjanjikan mengubah arti kehidupan seseorang dan memberi kesempatan mengetahui diri sendiri. Ibu dua anak Lee Myung-hee (42) mengatakan, pengalaman berada di peti mati membuatnya menyadari betapa ia mencintai keluarganya.

Selain itu, ia mengaku tak terlalu dini memikirkan kematian. "Kematian bisa menghampiri saya kapan saja dan orang-orang di sekitar saya. Jadi, saya tak meremehkan kematian. Saya rasa ini kesempatan baik menyiapkan diri dengan cara tenang," ujarnya.

Profesor perawat Kang Kyung-ah di Sahmyook University yang melakukan seminar ini mengatakan, hal ini akan sangat menguntungkan warga Korea Selatan di rentang usia 20-40.

Pasalnya seperti dilaporkan Telegraph, tingkat bunuh diri cenderung meningkat di kelompok usia tersebut. [mor]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA