Boeing Hentikan Produksi Lini Pesawat B737 MAX

IN
Oleh inilahcom
Rabu 18 Desember 2019
share
 

INILAHCOM, Chicago - Boeing akhirnya memutuskan untuk menghentikan sementara produksi lini pesawat B737 MAX, setelah adanya dua kecelakaan besar yang menewaskan ratusan jiwa.

Menurut produsen pesawat asal AS itu, penghentian produksi akan dimulai pada Januari 2020. Langkah tersebut diambil menyusul proses sertifikasi ulang B737 MAX yang tidak bisa dilakukan tahun ini, dan harus diundur hingga 2020.

Sertifikasi ulang dibutuhkan B737 MAX menyusul perbaikan di fitur MCAS, yang menjadi biang keladi dua kecelakaan pesawat dengan jenis itu dalam kurun enam bulan, yakni Lion Air JT610 pada Oktober 2018, dan Ethiopian Airlines ET302 pada Maret 2019.

Setelah kecelakaan tersebut, otoritas penerbangan AS, FAA, mengeluarkan larangan terbang untuk seluruh B737 MAX. Namun, Boeing tetap memproduksi pesawat tersebut.

Boeing menyebut bahwa hingga kini ada sekitar 400-an unit pesawat yang selesai diproduksi, namun belum bisa dikirim ke konsumen akibat larangan terbang itu.

Sedianya, Boeing berharap proses sertifikasi akan selesai pada akhir 2019 ini, namun hingga Desember ini, proses sertifikasi juga belum kunjung usai sehingga Boeing terpaksa menghentikan sementara produksi B737 MAX.

"Dari evaluasi, kami memutuskan untuk memprioritaskan pengiriman pesawat yang disimpan, dan untuk sementara menangguhkan produksi program 737 MAX, mulai bulan depan (Januari 2020)," tulis pernyataan Boeing dalam situs resminya.

Selain faktor sertifikasi yang tak kunjung usai, penangguhan produksi pesawat juga disebabkan oleh ketidakpastian kapan pesawat bisa terbang komersil, serta persetujuan program training baru untuk B737 MAX di seluruh dunia.

Karyawan Boeing yang terkena dampak penghentian produksi ini, terutama mereka yang mengerjakan proyek B737 MAX, akan ditugaskan sementara ke tim lain atau pabrik lain.

"Kami akan selalu menjaga pelanggan, karyawan, dan rantai pasokan kami sembari terus menilai tindakan yang tepat," ujar Boeing.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA