AI Bikinan Google Mampu Deteksi Kanker Payudara

IN
Oleh inilahcom
Jumat 03 Januari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Sistem kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) bikinan Google terbukti sama baiknya dengan ahli radiologi untuk mengenali kanker payudara pada perempuan, demikian menurut temuan peneliti di AS dan Inggris Raya.

Jurnal Natural melaporkan, Alphabet Inc, yang perusahaan induk Google, mengembangkan DeepMind AI, yang sejak September 2019 lalu digabung dengan Google Health, memiliki kemampuan untuk mendeteksi dini kanker payudara.

Tim peneliti yang berasal dari Imperial College London dan National Health Service melatih sistem buatan Google tersebut untuk mengidentifikasi sel kanker melalui puluhan ribu mammogram.

Hasil pindaian DeepMind AI dari Google kemudian dibandingkan dengan hasil 25.856 mammogram di Inggris Raya dan 3.097 mammogram di AS. Sistem AI buatan Google, berdasarkan penelitian tersebut, memiliki kemampuan yang sama dengan ahli radiologi.

DeepMind mampu mengurangi kesalahan dalam deteksi positif kanker sebesar 5,7 persen untuk data dari AS, sementara dari Inggris sebesar 1,2 persen. Untuk kesalahan dalam mendeteksi kanker payudara negatif, angkanya sebesar 9,4 persen di AS dan 2,7 persen di Inggris Raya.

Perbedaan hasil tersebut juga dipengaruhi metode membaca mammogram, di AS, tes dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali dan hanya satu ahli radiologi yang membaca.

Sementara di Inggris Raya, tes dilakukan tiga tahun sekali dan dibaca oleh dua ahli. Jika ada perbedaan, maka dilakukan ke ahli ketiga.

American Cancer Society menyatakan sebagian perempuan yang melakukan tes dalam jangka waktu 10 tahun diberikan hasil tes yang salah, yang menyatakan mereka positif.

Studi tentang AI buatan Google tersebut memiliki keterbatasan, kebanyakan tes dilakukan menggunakan gambar yang sama dan hasil mammogram dari AS banyak berisi pasien yang dikonfirmasi memiliki kanker payudara.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA