Pelarian Ghosn Libatkan Karyawan Operator Pesawat

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 04 Januari 2020
share
 

INILAHCO, Istanbul - Operator jet pribadi di Turki, MNG Jet, mengatakan bahwa mantan bos Nissan Carlos Ghosn menggunakan dua pesawatnya secara ilegal saat meninggalkan Jepang menuju Turki kemudian bertolak ke Lebanon.

Dilansir Reuters, MNG Jet menyebut bahwa ada 'orang dalam' perusahaan atau karyawan yang memalsukan catatan sewa pesawat dengan tidak menuliskan nama Carlos Ghosn dalam dokumen penyewaan dan penerbangan.

MNG Jet mengatakan bahwa mereka telah mengajukan pengaduan pidana atas insiden itu, sehari setelah polisi Turki menahan tujuh orang, termasuk empat pilot, setelah Ghosn meninggalkan Jepang menuju Lebanon dengan transit di Istanbul.

Ghosn telah menjadi buronan internasional setelah ia mengumumkan pada Selasa (31/12/2019) telah pindah ke Lebanon. Dia juga menyebut 'kepulangannya' ke Lebanon adalah demi melepaskan diri dari 'peradilan yang curang' di Jepang.

Lebanon, pada Kamis (2/4/2020), menerima surat perintah penangkapan Ghosn dari Interpol.

Kamera pengawas dekat rumah Carlos Ghosn di Tokyo menangkap gambar saat mantan bos Nissan itu meninggalkan kediamannya dan tidak kembali lagi ke rumah itu.

Baca juga: Interpol Keluarkan Surat Penangkapan Carlos Ghosn
Baca juga: Ghosn Tertangkap Kamera CCTV Saat Tinggalkan Tokyo

Media Jepang NHK, mengutip sumber terdekat dalam proses penyelidikan Ghosn, menyebutkan bahwa pria berusia 65 tahun itu tidak kembali lagi ke rumah setelah meninggalkan kediamannya pada Minggu siang (29/12/2019) siang. Ghosn diduga tiba di Istanbul pada Senin (30/12/2019).

Libatkan 'orang dalam'

Dalam pernyataan resminya, MNG Jet mengatakan bahwa mereka menyewakan dua jet untuk dua orang klien berbeda.

Dalam perjanjian sewa, MNG Jet menyebut 'tampaknya (dua penyewa) tidak terhubung satu sama lain'.

Satu pesawat terbang dari Osaka ke Istanbul, yang lain dari Istanbul ke Beirut.

"Nama Ghosn tidak muncul dalam dokumen resmi dari salah satu penerbangan," kata pihak MNG Jet.

"Setelah tahu dari media bahwa penyewaan ini menguntungkan Ghosn dan bukan penumpang yang dinyatakan secara resmi, MNG Jet membuka penyelidikan internal dan mengajukan pengaduan pidana di Turki," lanjut perusahaan itu.

Menurut MNG Jet, seorang karyawan sudah mengaku sengaja memalsukan catatan dan mengonfirmasi bahwa dia 'bertindak dalam kapasitas pribadinya'.

Pilot dan tahanan lainnya, termasuk dua staf lapangan bandara dan satu pegawai kargo, dikirim ke pengadilan pada Jumat (3/1/2020) setelah memberikan pernyataan kepada polisi, menurut sumber Reuters.

Diberitakan bahwa Ghosn akan menjelaskan kepergiannya dari Jepang ke Lebanon di hadapan publik pada 8 Januari 2020.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA