Ghosn Kabur Setelah Tak Diawasi 'Mata-mata' Nissan

IN
Oleh inilahcom
Minggu 05 Januari 2020
share
 

INILAHCOM, Tokyo - Mantan bos Nissan Carlos Ghosn meninggalkan rumahnya di Tokyo setelah perusahaan keamanan swasta yang disewa Nissan Motor Co berhenti mengawasinya, demikian menurut tiga orang sumber kepada Reuters.

Nissan menyewa jasa keamanan swasta untuk mengawasi Ghosn yang dibebaskan dengan jaminan oleh pengadilan Tokyo.

Tiga orang narasumber menyatakan petugas keamanan swasta memata-matai Ghosn untuk memeriksa apakah dia bertemu dengan orang yang terlibat dalam kasus itu.

Namun, pengacara Ghosn memperingatkan perusahaan keamanan untuk berhenti mengawasinya karena itu akan melanggar HAM.

Ghosn berencana untuk mengajukan pengaduan atas perusahaan itu, kata sumber tersebut.

Perusahaan keamanan menghentikan pengawasannya pada 29 Desember 2019, kata sumber itu.

Salah satu pengacara Ghosn, Junichiro Hironaka, mengatakan kepada wartawan pada November bahwa mereka sedang mempertimbangkan langkah-langkah untuk mencegah orang membuntuti Ghosn.

Perwakilan Nissan menolak memberikan komentar kepada Reuters.

Ghosn menjadi buronan internasional setelah ia mengumumkan pada Selasa (31/12/2019) telah pindah ke Lebanon. Dia menyebut kepulangannya ke Lebanon adalah demi melepaskan diri dari 'peradilan yang curang' di Jepang.

Lebanon pada Kamis (2/4/2020) menerima surat perintah penangkapan Ghosn dari Interpol.

Kamera pengawas dekat rumah Ghosn di Tokyo menangkap gambar saat mantan bos Nissan itu meninggalkan kediamannya dan tidak kembali lagi ke rumah itu.

Media Jepang NHK, mengutip sumber terdekat dalam proses penyelidikan Ghosn, menyebutkan bahwa pria berusia 65 tahun itu tidak kembali lagi ke rumah setelah meninggalkan kediamannya pada Minggu siang (29/12/2019).

Ghosn diduga tiba di Istanbul, Turki, pada Senin (30/12/2019), kemudian langsung bertolak ke Beirut, Lebanon.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA