IDC: Penjualan Tablet PC Masih Lesu

IN
Oleh Ibnu Naufal
Selasa 04 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, New Delhi - Angka-angka terbaru yang diterbitkan oleh International Data Corporation (IDC) menunjukkan bahwa setelah beberapa tahun menurun, produsen tablet belum ada kenaikan.

Pasar tablet menyusut 1,5 persen lebih lanjut pada tahun 2019 dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi 144 juta unit yang dikirim secara global, dengan sebagian besar vendor menderita dari penurunan penjualan.

Walau tablet PC mengalami penurunan penjualan, IDC juga melaporkan bahwa produk tablet PC dari Apple dan Samsung merupakan brand yang paling populer dan lebih sering dibeli oleh konsumen, dengan Apple sendiri bertumbuh hingga 22,7 persen dibandingkan dengan kuartal empat tahun sebelumnya.

Untuk Apple, hal ini dibantu dengan kehadiran iPad terbaru miliknya yang membantu pengiriman produk tablet PC untuk dipasarkan hingga 65 persen, sehingga membuat market share Apple berumbuh hingga 36,5 persen.

Sementara Samsung sendiri, di tahun 2019 memang cukup banyak memproduksi dan memasarkan produk tablet PC terbarunya, Samsung Tab S Series, dengan berhasil menjual hingga 7 juta unit di kuartal empat 2019 kemarin.

Penjualan produk yang baik ini membuat Samsung berhasil mendapatkan market share hingga 16,1 persen di kuartal empat tahun 2019 kemarin.

Untuk produk lainnya, Huawei berhasil menempati posisi ketiga dengan penjualan sebanyak 4 juta unit, Amazon dengan penjualan 3,3 juta unit, Lenovo dengan penjualan hingga 2,5 juta unit, dan brand lainnya yang memiliki total 10,8 juta unit penjualan untuk kuartal empat 2019.

Dan secara penjualan total untuk tahun 2019 sendiri, tablet PC paling diminati masih diduduki oleh Apple dengan besar pengapalan mencapai 49,9 juta unit di tahun 2019, disusul oleh Samsung yang menjual total 21,7 juta unit di tahun yang sama.

Bedanya, jika Apple mengalami kenaikan penjualan hingga 15,2 persen dibandingkan tahun 2018, Samsung malah mengalami penurunan sedikit dengan selisih mencapai 7,2 persen.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA