Waspada Malware Berkedok Film Nominasi Piala Oscar

IN
Oleh inilahcom
Selasa 11 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan keamanan siber Kaspersky menemukan lebih dari 20 situs web phising dan akun Twitter yang menawarkan kesempatan kepada pengguna untuk menonton film yang masuk nominasi Piala Oscar secara gratis.

"Situs web phishing ini mengumpulkan data pengguna dan meminta mereka memenuhi berbagai syarat untuk mendapatkan akses ke film yang diinginkan," ujar Kaspersky dalam keterangan tertulisnya.

Metode ini, menurut Kaspersky, dapat bervariasi mulai dari mengambil survei dan berbagi rincian pribadi, untuk menginstal adware hingga meminta rincian kartu kredit. Namun, pengguna tidak akan mendapatkan konten apapun.

Beberapa judul film dengan nominasi gambar terbaik yang dianalisis oleh para peneliti Kaspersky, di antaranya '1917', 'Joker', 'Parasite', 'The Irishman', dan 'Once Upon a Time in Hollywood'.

Untuk lebih mendukung promosi situs web palsu tersebut, para pelaku kejahatan siber juga membuat sebuah akun Twitter, sebagai tempat mereka mendistribusikan tautan dalam konten.

Ditambah juga dengan file berbahaya yang menyebar melalui saluran berbeda, metode ini tidak dipungkiri masih membawakan kesuksesan bagi mereka.

File berbahaya yang menyebar di internet dengan kedok salinan film yang mendapatkan nominasi ini, sekaligus mengindikasikan minat cukup signifikan terhadap para nominasi.

Peneliti Kaspersky membandingkan aktivitas berbahaya dengan nama nominasi film tersebut selama empat minggu pertama setelah pemutaran perdananya.

Kaspersky mencatat 'Joker' menempati posisi pertama di antara banyak nama film yang digunakan. Sebagai film paling populer di kalangan pelaku kejahatan siber, Kaspersky menemukan sebanyak 304 file berbahaya yang dinamai sebagai 'Gothan Villain'.

Selanjutnya, '1917' yang berada di peringkat kedua dengan 215 file berbahaya. Menempati peringkat ketiga, 'The Irishman' dengan 179 fileberbahaya. Untuk film Korea 'Parasite' tidak memiliki aktivitas berbahaya yang terkait dengannya.

Demi menghindari menjadi korban program berbahaya yang menyamar sebagai film populer atau acara TV, Kaspersky menyarankan untuk memperhatikan tanggal resmi peluncuran film di bioskop, layanan streaming, TV, DVD, atau sumber lainnya.

Selanjutnya, Kaspersky pun menyarankan untuk tidak mengklik tautan yang mencurigakan, seperti yang menjanjikan tampilan film terbaru; kemudian memeriksa tanggal rilis film di bioskop dan melacaknya.

Kemudian, perhatikan ekstensi file yang diunduh. Bahkan jika Anda akan mengunduh file video dari sumber yang Anda anggap terpercaya dan sah, file tersebut harus memiliki ekstensi .avi, .mkv, atau .mp4 di antara format video lainnya, dan sekali lagi, bukan dalam .ex.

Selain itu, periksa keaslian situs web. Jangan mengunjungi situs web yang memungkinkan untuk menonton film sampai Anda yakin bahwa itu sah dan mulailah dengan 'https'.

Pastikan bahwa situs web tersebut asli, dengan memeriksa ulang format URL atau ejaan nama perusahaan, membaca ulasan tentang situs tersebut, dan memeriksa data pendaftaran domain sebelum memulai unduhan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA