Kenapa Bukan Galaxy S11, Samsung?

IN
Oleh Ibnu Naufal
Rabu 12 Februari 2020
share
 

DALAM kurun waktu yang cukup lama, sumber dunia maya ramai menyebut penerus Galaxy S Series sebagai Samsung Galaxy S11 - 'perpanjangan' alami dari Galaxy S10. Namun, beberapa bulan yang lalu, rumor mulai menyeruak bahwa ponsel itu sebenarnya akan dirilis dengan nama lain, yakni Samsung Galaxy S20.

Nama 'Samsung Galaxy S20' kemudian secara resmi dikonfirmasi oleh Samsung pada sejumlah halaman aksesori yang ditayangkan di situs web Belgia dan Jerman milik Samsung dan pada akhirnya resmi diluncurkan di San Francisco, California, AS, Selasa (11/2/2020) siang waktu setempat atau Rabu (12/2/2020) dini hari WIB.

Alasan di balik Galaxy S20 sendiri dari beberapa rumor mengatakan bahwa Samsung ingin membuang anggapan bahwa Galaxy S Series kerap mengikuti penamaan iPhone terbaru, meskipun itu sepertinya sudah terjadi sejak lama. Samsung akan selalu mengikuti petunjuk Apple apa pun namanya Galaxy S terbaru.

Beberapa pengguna awam mungkin aja berpikir bahwa Galaxy S11 lebih rendah daripada iPhone 12 karena skema penomoran, dan itulah sebabnya Samsung mengubah namanya. Meski bisa saja itu benar dan salah pada saat bersamaan.

Namun, Galaxy S lansiran 2020 tidak akan lebih kuat dari iPhone 12 yang akan datang ketika datang ke kinerja, karena berbagai alasan, yang semuanya di luar kendali Samsung. Itu tidak menjadikan Galaxy S11 (S20) ponsel yang buruk, karena itu pasti akan menjadi salah satu yang terbaik tahun ini. Bagi banyak orang, Galaxy S20 bahkan akan lebih baik daripada iPhone 12, karena ini biasa masalah preferensi pribadi.

Lainnya mengatakan bahwa Samsung sedang menyelaraskan skema penomoran dengan tahun ini. Oleh karena itu, seri Galaxy S20 disinkronkan dengan 2020. Jika itu alasan sebenarnya, maka ide itu adalah brilian.

Tentu, Galaxy S21 mungkin tidak akan diluncurkan tahun depan, tetapi, pada waktunya, Samsung akan dapat membuang semua angka, karena pelanggan akan dilatih untuk mengasosiasikan handset dengan tahun, sama seperti yang kita lakukan dengan laptop kita.

Juga masuk akal untuk mengasumsikan bahwa penerus Galaxy Note 10 yang diluncurkan pada Agustus mendatang akan disebut Galaxy Note 20.

Terlepas dari alasan mengapa Samsung merasa harus melakukan pertaruhan dengan sistem penomoran baru, faktanya tetap bahwa Galaxy S adalah merek flagship terbaik Samsung - salah satu yang membawa banyak hal dan tidak peduli seberapa bagus penamaan Samsung tentang hal itu.

Dalam peluncuran seri ini Samsung juga terlihat mengubah satu hal lagi ketika pamer untuk memasarkan lini Galaxy S terbaru. Ini sangat jelas menyalin langkah terbaru Apple.

Apple musim gugur yang lalu meluncurkan tiga model iPhone 11, yakni iPhone 11, 11 Pro, dan 11 Pro Max, masing-masing penerus langsung ke iPhone XR, iPhone XS, dan iPhone XS Max. Itu adalah pemasaran yang brilian untuk model termurah, yang notabene menjadi ponsel terlaris di kuartal liburan 2019. Salah satu alasan mengapa iPhone 11 terjual dengan sangat baik adalah karena harganya.

Samsung pun latah mengikuti Galaxy S10e, S10, dan S10+ dengan Galaxy S20, S20+, dan S20 Ultra. Namun, Samsung menilai penerus versi Galaxy S10 terlarisnya terlalu tinggi, membuatnya jauh lebih mahal daripada iPhone 11, yang merupakan saingan terbesarnya.

Jika penjualan Galaxy S20 akhirnya tidak memenuhi harapan tinggi Samsung, itu adalah struktur harga seri yang bisa dijadikan kambing hitam, bukan penamaan pastinya.

Jadi, begitulah. Tidak ada nama Galaxy S11, selamat datang Galaxy S20. Itulah ponsel yang ingin segera Anda tanyakan segera di toko jika sudah tersedia dan ketika Anda memutuskan untuk meningkatkan ke model Galaxy S tahun ini.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA