MWC 2020 Batal, Barcelona Rugi Rp7,3 Triliun

IN
Oleh inilahcom
Selasa 18 Februari 2020
share
 

DIBATALKANNYA ajang Mobile World Congress (MWC) 2020 karena kekhawatiran wabah virus corona, ternyata membawa kerugian besar bagi Barcelona, kota tempat pameran teknologi tahunan itu dihelat.

Dengan pembatalan ini, Barcelona dipastikan kehilangan pemasukan yang ditaksir mencapai 492 juta euro atau sekitar Rp7,3 triliun.

Fira de Barcelona yang menjadi lokasi pameran juga kehilangan pendapatan. Setiap tahunnya, mereka mendapatkan 30 persen dari total anggaran MWC yang mencapai 215 juta euro atau sekitar Rp3,2 triliun.

Pendapatan Fira de Barcelona berasal dari penjualan tiket dan penyewaan tempat oleh para vendor yang hadir. Harga sewa tempatnya pun tidak murah. Booth peserta seluas 1 m2 saja dihargai 1.200 euro atau sekitar Rp17,8 juta.

Tahun ini, kabarnya akan ada 110.000 peserta dari 200 negara yang rencananya hadir di MWC 2020. Jadi dapat dibayangkan berapa kerugian yang didera Fira de Barcelona.

Belum lagi, mereka membayar pekerja lepas untuk membangun booth dan sebagainya. Kabarnya ada 14.000 pekerja lepas yang direkrut untuk agenda ini. Itu pun masih belum ditambah dengan potensi ganti rugi yang dibayarkan ke perusahaan yang sebelumnya tetap bersedia hadir di MWC.

Pembatalan MWC 2020 juga berdampak pada sektor wisata Barcelona. Hotel-hotel di sekitar arena MWC pun harus merugi karena banyak konsumen yang melakukan pembatalan. Salah satunya dialami Grami d'Hotels yang merugi akibat pembatalan 400 kamar.

Kemudian ada sektor katering, transportasi, dan pariwisata yang diperkirakan akan mengalami penurunan setelah pembatalan MWC 2020.

Tahun lalu, federasi asosiasi restoran dan kegiatan musik Catalan, mencatat pendapatan 118 juta euro atau sekitar Rp1,75 miliar selama gelaran MWC 2019 karena peningkatan pengunjung.

Presiden Asosiasi Apartemen Wisatawan (Arpartur) Barcelona, Enrique Alcantara, mengatakan sektor ini menyumbang 4 persen dari omset tahunan.

"Ada banyak orang bergantung pada MWC", katanya.

GSMA sebagai penyelenggara MWC tetap membatalkan pameran akbar ini meskipun tidak ada imbauan dari otoritas kesehatan Spanyol.

Menteri Kesehatan Spanyol, Salvador Illa, bahkan mengatakan sistem keselamatan di arena MWC sudah terkoordinasi dengan sempurna dengan sistem kesehatan Catalan.

Dia juga sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan 50 negara di Barcelona untuk menjelaskan protokol pencegahan dan penanganan virus Corona.

Namun, GSMA tetap membatalkan agenda ini setelah sejumlah perusahaan besar satu per satu mengundurkan diri dari kesertaannya di MWC 2020.

"Kekhawatiran global tentang wabah virus corona, pembatasan perjalanan, dan keadaan lain membuat kami tidak bisa menyelenggarakan MWC 2020," kata GSMA dalam sebuah pernyataan. [ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA