Karantina Virus Corona, Rusia Pakai Pengenal Wajah

TA
Oleh taufiqqurakhman
Selasa 25 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, Moskow - Rusia menggunakan teknologi facial recognition alias pengenal wajah untuk memastikan orang-orang yang dikarantina karena virus corona tetap berada di rumah atau hotel.

Mengutip Reuters, Rusia untuk sementara waktu melarang warga China masuk negara tersebut agar tidak menyebarkan virus corona. Tapi, mereka mengizinkan orang Rusia pulang dengan syarat harus berada di dalam rumah selama dua pekan, meski pun dia tidak terjangkit virus corona.

Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengatakan, ada 2.500 orang Rusia yang kembali dari China, mereka diperintahkan untuk masuk karantina. Teknologi pengenal wajah digunakan agar mereka tidak keluar rumah.

"Kepatuhan terus dipantau, termasuk dengan bantuan sistem pengenal wajah dan langkah teknis lainnya," kata Sobyanin.

Salah satu contoh penggunaan teknologi pengenal wajah untuk kasus tersebut, petugas keamanan bisa mendeteksi seorang perempuan yang kembali dari China dan keluar dari rumahnya untuk bertemu teman.

Petugas bisa melacak sopir taksi yang mengantarkannya pulang dari bandara.

Rusia sejak bulan lalu menggunakan pengenal wajah untuk program keamanan di Kota Moskow.

Beberapa waktu lalu, seorang perempuan di St Petersburg kabur dari rumah sakit secara terencana. Meski pun dia telah diperintahkan kembali masuk karantina, kekuatan program karantina virus corona di Rusia dipertanyakan.

Rusia tercatat memiliki dua kasus corona, yaitu dua warga China, namun sudah pulih dan keluar dari rumah sakit. [ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA