Google Ajukan Izin untuk Rangkul Kembali Huawei

IN
Oleh inilahcom
Jumat 28 Februari 2020
share
 

INILAHCOM, San Francisco - Google kabarnya telah mengajukan permohonan izin ke Pemerintah AS agar dibolehkan kembali bermitra dengan Huawei.

Sejak masuk daftar hitam perdagangan Pemerintah AS pada Mei 2019, Huawei tidak dibolehkan lagi menjalin kerja sama dengan perusahaan asal AS, termasuk Google. Sejumlah smartphone anyar Huawei pun tak bisa menggunakan aplikasi Android besutan Google.

Meski demikian, Google sendiri sebenarnya ingin tetap merangkul Huawei.

Pemerintah AS memang menyediakan 'lisensi' bagi perusahaan asal AS yang ingin tetap bermitra dengan Huawei. Lisensi tersebut sebelumnya pernah diberikan ke Microsoft sehingga laptop Huawei tetap bisa memakai OS Windows dan software Microsoft.

Mengutip Android Authority, untuk permohonan yang diajukan oleh Google, Vice President Google Play dan Android Sameer Samat mengaku sudah mengajukan izin, namun dirinya belum mengetahui kapan Pemerintah AS akan memutuskan untuk memperbolehkan Google kembali bekerja sama dengan Huawei.

Seandainya nanti Google diperbolehkan untuk kembali bermitra dengan Huawei, maka raksasa teknologi asal China tersebut akan bisa kembali menggunakan aneka layanan dan aplikasi Google Mobile Services (GMS) seperti Gmail, Google Maps, dan Play Store di produk gadget besutannya.

Huawei sebelumnya pernah menyatakan bakal dengan senang hati menambahkan kembali layanan dan aplikasi GMS ke produk smartphone mereka jika Google diizinkan kerja sama.

Ketiadaan ekosistem GMS menjadi batu sandungan besar bagi smartphone Huawei, terutama di pasar di luar China yang konsumennya memang sudah terbiasa dengan berbagai aplikasi dan layanan Google.

Smartphone kelas atas terbaru Huawei, seperti Mate 30, Mate 30 Pro, dan Mate Xs pun tidak dibekali aplikasi Google sehingga mengurangi daya tariknya di mata konsumen luar China. Dan tampaknya, calon flagship anyar Huawei, yakni P40 dan P40 Pro, kemungkinan besar juga akan bernasib serupa. [ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA