Tahta Suci Vatikan Dukung Regulasi AI

IN
Oleh inilahcom
Minggu 01 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Vatican City - Tahta Suci Vatikan ikut mendukung pendapat para perusahaan teknologi seperti Microsoft dan IBM yang ingin agar kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) harus diatur.

Vatikan, IBM, dan Microsoft berpendapat AI harus menghormati privasi, dapat diandalkan dan tanpa prasangka, mempertimbangkan hak asasi manusia dan bekerja secara transparan.

Paus Fransiskus, melalui perwakilannya, menyampaikan gagasan tersebut di konferensi yang dihadiri petinggi Microsoft Brad Smith dan bos IBM John Kelly. Paus kini tengah sakit sehingga tidak bisa menghadiri acara tersebut.

Mengutip Reuters, Paus meminta algoritme dikembangkan secara etik, disebut 'algor-ethics', karena ada kemungkinan AI disalahgunakan untuk mengekstrak data tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Pernyataan bersama dari Vatikan, IBM, dan Microsoft secara spesifik menyoroti penyalahgunaan teknologi pengenal wajah.

"Regulasi baru harus dibuat untuk meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip etis, terutama untuk teknologi tingkat lanjut yang berisiko tinggi terhadap HAM, misalnya pengenal wajah," kata pernyataan bersama itu.

Belum diketahui apakah akan ada perusahaan teknologi lain yang bergabung dengan ketiga lembaga tersebut.

IBM dan Microsoft mengatakan mereka menolak kesepakatan bisnis jika tidak yakin bagaimana teknologi mereka akan digunakan konsumen.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA