Toyota Terus Populerkan Kendaraan Elektrifikasi

IN
Oleh inilahcom
Jumat 06 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Selain memperbanyak pilihan model kendaraan elektrik hibrida (Hybrid Electric Vehicle HEV) untuk pasar Indonesia, di tahun ini Toyota juga akan menambah pilihan kendaraan elektrifikasi lain seperti kendaraan elektrik baterai (Battery Electric Vehicle - BEV) dan kendaraan elektrik hibrida colok (Plug-in Hybrid Vehicle - PHEV) sebagai upaya untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Pada saat yang sama, Toyota akan terus melakukan upaya untuk mempersiapkan pasar dengan terus-menerus meningkatkan kesadartahuan publik tentang kendaraan elektrifikasi.

Hal ini merupakan bagian dari komitmen dan kontribusi Toyota terutama dalam mendukung upaya Pemerintah untuk mempercepat implementasi teknologi elektrifikasi di Indonesia.

Toyota juga berencana untuk memulai produksi model kendaraan elektrik hibrida (HEV) di Indonesia pada tahun 2022. Model HEV produksi lokal tersebut akan ditujukan tidak hanya untuk pasar domestik, namun juga untuk pasar ekspor.

Toyota Indonesia berkomitmen untuk mengambil bagian dalam upaya menyebarluaskan kendaraan elektrifikasi seperti BEV, PHEV, dan HEV, termasuk di dalamnya rantai suplai dari komponen-komponen utama kendaraan elektrifikasi yang sesuai dengan kondisi di Indonesia dengan mempertimbangkan keunggulan dan tantangan dari masing-masing teknologi.

Sebelumnya Toyota mendukung aktivitas 'Riset dan Studi Komprehensif Kendaraan Elektrifikasi' bersama dengan enam universitas di Indonesia yang diprakarsai oleh Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi.

Dalam aktivitas tersebut, Toyota menyediakan alat riset berupa 18 unit mobil (enam Prius HEV, enam Prius PHEV, dan enam Corolla mesin bakar internal), data loggers, peralatan pengisian daya, dan asistensi teknikal.

Indonesia merupakan salah satu basis produksi dan ekspor kendaraan serta komponen Toyota yang penting di Asia Pasifik.

Toyota dan perusahaan-perusahaan Grup Toyota di Indonesia memproduksi kendaraan dengan kandungan lokal tinggi di level 75 persen hingga 95 persen serta melakukan ekspor produk-produk otomotif berupa kendaraan utuh (CBU), kendaraan terurai (CKD), mesin bensin dan etanol, komponen, serta alat bantu produksi ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, Pasifik, dan Timur Tegah.

Produksi lokal dan ekspor berkontribusi pada neraca perdagangan yang positif serta mendukung perkembangan industri dan ekonomi.

Perusahaan-perusahaan dalam Grup Toyota berkomitmen untuk mendukung popularisasi kendaraan elektrifikasi termasuk di dalamnya BEV, PHEV, dan HEV dengan melakukan kerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk menciptakan permintaan pasar.

Toyota berharap dapat mendukung target pemerintah Indonesia dalam upaya mewujudkan udara yang lebih bersih melalui penurunan emisi dan mengurangi impor minyak menuju keseimbangan neraca perdagangan yang lebih baik.

Selain itu, Toyota juga mendukung pengembangan industri nasional yang berkelanjutan sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi pada peningkatan standar dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Toyota sangat percaya akan potensi Indonesia dan pencapaian target-target implementasi teknologi elektrifikasi.

Karenanya Toyota berkeinginan kuat untuk mendukung penggunaan kendaraan elektrifikasi secara massal sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia. [ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA