Dampak dari Masuk Daftar Hitam Perdagangan AS

Penjualan Smartphone Huawei Akan Turun 20 Persen?

TA
Oleh taufiqqurakhman
Rabu 11 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Shenzhen - Masuknya Huawei ke dalam daftar hitam perdagangan AS tampaknya mulai berpengaruh terhadap penjualan smartphone raksasa teknologi asal China itu.

Baru-baru ini beredar kabar bahwa Huawei memproyeksikan angka penjualan smartphone mereka bakal menurun hingga 20 persen, dari 240 juta unit pada 2019 menjadi 190 juta hingga 200 juta unit pada 2020.

Daftar hitam itu menyulitkan Huawei karena mereka tidak bisa lagi bermitra dengan perusahaan asal AS, termasuk Google. Akibatnya, sejumlah smartphone Huawei mulai seri Mate 30 tidak bisa menggunakan aneka layanan dan aplikasi Google seperti Play Store.

Huawei P40, calon flagship mendatang dari Huawei pun, kemungkinan besar tidak bisa menggunakan aplikasi dan layanan Google sehingga terancam penjualannya di wilayah luar China, seperti Eropa.

Sebagai alternatif Play Store, Huawei mengedepankan toko aplikasi besutan mereka sendiri, AppGallery.

Bersama dengan pabrikan China lain, seperti OPPO, Vivo, dan Xiaomi, Huawei juga menggarap sebuah platform toko aplikasi smartphone Android pesaing Google Play Store.

Bernama Global Developer Service Alliance (GDSA), kabarnya platform toko aplikasi online tersebut mulai beroperasi pada Maret ini.

Tak hanya itu, Huawei juga dikabarkan tengah menyiapkan sebuah mesin pencari pesaing Google dan aplikasi peta sebagai alternatif Google Maps.

Meski demikian, masih belum jelas apakah langkah-langkah Huawei ini akan mampu mendongkrak penjualan perangkat smartphone mereka atau tidak. [ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA