Amazon Stop Sejumlah Pengiriman ke Italia-Prancis

IN
Oleh inilahcom
Senin 23 Maret 2020
share
 

INILAHCOM, Seattle - Layanan belanja online Amazon.com akan menghentikan pengiriman produk-produk non-esensial ke konsumen di Italia dan Prancis.

Seorang juru bicara Amazon mengatakan perusahaan membuat keputusan itu karena lonjakan pesanan dan kebutuhan menyusul langkah-langkah keamanan pencegahan virus corona (COVID-19) di tempat kerja.

"Kami sementara akan berhenti menerima pesanan pada beberapa produk yang tidak penting di Amazon.it dan Amazon.fr," kata juru bicara Amazon.com dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters.

"Ini memungkinkan karyawan pusat untuk lakukan pemenuhan fokus pada penerimaan dan pengiriman produk yang paling dibutuhkan pelanggan saat ini," dia melanjutkan.

Yang diprioritaskan Amazon untuk dikirimkan, antara lain produk bayi, barang-barang kesehatan dan rumah tangga, kecantikan dan perawatan pribadi, bahan makanan, pasokan industri, keperluan ilmiah, dan hewan peliharaan.

Amazon juga mengatakan, konsumen di Italia dan Prancis masih bisa memesan produk-produk non-esensial dari penjual di Amazon yang tidak menggunakan logistik Amazon untuk memenuhi dan mengirimkan pesanan, tetapi pengiriman bisa lebih lama.

Hingga Minggu (23/3/2020), tercatat 336.638 orang sudah terinfeksi virus corona di seluruh dunia dan 14.611 di antaranya telah meninggal.

Di Italia, korban tewas mencapai 5.476 hingga Minggu. Sedangkan Prancis melaporkan, hingga Minggu kemarin, korban meninggal dunia mencapai 674. Kedua negara Eropa itu pun telah mengumumkan perintah penguncian (lockdown) untuk memperlambat penyebaran virus.

Pihak Amazon mengatakan hanya akan menerima pasokan vital di AS dan Inggris dan gudang Eropa lainnya hingga 5 April 2020 untuk membebaskan ruang inventaris untuk barang-barang medis dan rumah tangga.

"Efektif segera, Amazon akan berhenti menerima pesanan FBA (fulled by Amazon) dari pelanggan pada produk-produk yang tidak penting di situs Itali (Amazon.it) dan Prancis (Amazon.fr), sehingga karyawan yang beroperasi dapat fokus memenuhi dan mengirimkan pesanan yang paling dibutuhkan konsumen sekarang," menurut pesan yang dikirim Amazon.com ke penjual China melalui platform media sosial WeChat. [ikh]

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA