Cara Merawat Helm ala Honda

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Senin 11 Mei 2020
share
 

PENERAPAN kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama pandemi virus corona (COVID-19) membuat masyarakat menunda untuk bepergian, termasuk dengan sepeda motor.

Seraya mengisi waktu luang selama di rumah yang kebetulan bertepatan bulan puasa, maka tidak ada salahnya jika Anda memanfaatkannya untuk membersihkan helm agar kondisinya selalu baik meski jarang dipakai selama PSBB.

"Dengan melakukan perawatan, tentunya kualitas helm akan selalu terjaga sehingga memberikan kenyamanan saat digunakan," ujar Johanes Lucky, Safety Riding Manager PT Astra Honda Motor (AHM) dalam siaran persnya.

Pihak AHM pun berbagi cara dalam merawat helm. Apa saja?

- Bersihkan Lapisan Luar

Bersihkan lapisan luar helm berikut kaca helm jika sudah terlihat kusam atau terkena kotoran, debu atau hujan dengan kain serat halus atau kain micro fiber serta sabun khusus perawatan helm.

Penggunaan kain dengan serat halus seperti kain micro fiber dapat mencegah lecet akibat proses pembersihan.

- Hindari Pembersih Kaca

Hindari penggunaan pembersih kaca untuk membersihkan visor helm karena biasanya pembersih kaca mengandung amonia yang dapat merusak polikarbonat pada visor yang berdampak menurunnya tingkat kejernihan visor helm.

- Pakai Cotton Bud

Gunakan cotton bud untuk membersihkan bagian helm yang sulit dijangkau seperti lubang ventilasi pada helm yang bertujuan untuk menjaga sirkulasi udara pada helm agar tidak terhalang oleh kotoran.

- Hindari Menyiram Lapisan Tengah

Lapisan tengah helm cukup di lap dengan kain micro fiber kering dan hindari menyiram lapisan tengah dengan air karena dapat menurunkan kualitas daya redam sterofoam, mengurangi kekuatan perekat sterofoam dan juga menimbulkan jamur apabila proses pengeringan tidak dilakukan secara maksimal.

- Rendam Lapisan Portable

Untuk lapisan dalam portable dapat dilepas kemudian rendam dan cuci dengan lembut menggunakan tangan, hindari menggunakan sikat karena bisa merusak kain pelapisnya.

Kemudian bilas hingga bersih lalu tepuk-tepuk dan keringkan dengan cara dijemur. Jangan gunakan pemanas sebagai pengering, karena panas berlebih dapat merusak kualitas busa helm.

- Gunakan Air Hangat

Untuk lapisan dalam permanen gunakan air hangat dan sampo khusus atau sabun kemudian masukkan helm dengan posisi seperti saat digunakan (jangan dengan posisi terbalik).

Buka visor (tanpa dilepas) dan gunakan jari untuk menggosok lapisan dalamnya. Kemudian angkat helm dan bilas sehingga tidak ada sisa shampo atau sabun yang masih menempel.

Tekan busa helm perlahan untuk menghilangkan sisa air dan lakukan pengeringan.

- Pelumas

Lumasi bagian engsel helm seperti engsel tali helm dan engsel visor menggunakan pelumas helm atau baby oil sehingga fungsi engsel tetap maksimal.

- Pelapis Khusus

Setelah helm bersih untuk tetap menjaga kualitasnya, olesi helm dengan pelapis khusus helm sehingga tetap berkilau dan terjaga kualitas cat helm tersebut.

- Helmet Liner

Untuk mengurangi jumlah keringat yang terserap oleh lapisan dalam atau padding helm saat berkendara gunakan helmet liner atau helmet cup, karena selain dapat menimbulkan bau tidak sedap dan jamur, ternyata keringat dapat menurunkan kualitas busa helm.

- Jangan Langsung Masukkan Tas

Setelah helm digunakan jangan langsung masukkan ke dalam tas karena helm yang lembab akan menimbulkan bau tidak sedap dan dapat mengakibatkan berjamur.

Dengan melakukan perawatan tersebut, maka dapat mencegah dampak negatif seperti penyakit jamur kulit akibat menggunakan perlengkapan berkendara yang kotor, bau tidak sedap yang ditimbulkan dari keringat, menurunnya kualitas helm serta menghindari ketidaknyamanan pengguna.

Sebaiknya membersihkan helm dilakukan minimal satu bulan sekali. Namun, jika dipakai setiap hari, pembersihannya dapat dilakukan setiap minggu atau sesegera mungkin apabila terkena hujan, agar helm tetap bersih dan nyaman dipakai.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA