Xiaomi Merangsek Naik di Forbes Global 2020

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Sabtu 16 Mei 2020
share
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Xiaomi berhasil menembus daftar bergengsi Forbes Global 2020 pada urutan ke-384 dengan nilai pendapatan sebesar 29,8 miliar dolar AS (setara 447 triliun Rupiah), laba 1,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 22,5triliun. Nilai ini membuatnya Xiaomi naik 42 peringkat dibanding tahun sebelumnya.

Pada tahun 2019, Xiaomi Corporation membukukan pendapatan melampaui 200 miliar renminbi untuk pertama kalinya, tepatnya 205,8 miliar renminbi (setara 432,8 triliun Rupiah) atau naik 17,7 persen year-on-year, menggambarkan tingkat pertumbuhan tahun majemuk (CAGR) selama 9 tahun sebesar 112 persen. Pencapaian laba bersih setelah disesuaikan berhasil melampaui ekspektasi pasar dengan angka 11,5 miliar renminbi (setara 24,2 triliun Rupiah) atau naik 34,8 persen year-on-year.

pasted-Image-2

"Selama satu tahun terakhir, kami membuat penyesuaian terhadap brand, portofolio produk, struktur organisasi dan sistem manajemen. Selama masa transisi 4G hingga 5G, kami mencapai tingkat inventaris yang sehat. Kami mempercepat ekspansi internasional kami dengan hampir setengah dari pendapatan kami yang sekarang berasal dari luar China, menjadikan Xiaomi sebagai perusahaan yang benar-benar global," ungkap Pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun dalam siaran pers yang diterIma INILAHCOM.

Meskipun industri teknologi menghadapi tantangan berat, dipaparkan Lei Jun, Xiaomi masih menunjukkan pertumbuhan meskipun pasar sedang turun. Petysahaan pun akan melanjutkan fokus pada strategi 5G + AIoT dan meningkatkan investasi untuk memungkinkan semua orang di seluruh dunia dapat menikmati kehidupan yang lebih baik melalui teknologi yang inovatif.

Menurut laporan terbaru dari sejumlah lembaga penelitian, pengiriman smartphone Xiaomi mencatat pertumbuhan pada kuartal pertama (Q1) 2020 meski pasar mengalami penurunan. Menurut Canalys, pengiriman smartphone di seluruh dunia mengalami penurunan 13% YoY menjadi 272 juta unit, tetapi Xiaomi masih mencatat pertumbuhan 9% pada periode itu, mengungguli produsen smartphone besar lainnya.

Peringkat pangsa pasar naik menjadi 11,1%, secara konsisten bertengger di peringkat empat besar global. Sementara menurut IDC, pengiriman smartphone di seluruh dunia turun 11,7% YoY menjadi 276 juta unit, tapi pengiriman smartphone Xiaomi masih meningkat 6,1% dengan pangsa pasar 10,7%.

Pada 2019, pendapatan dari luar China mencapai 91,2 miliar renminbi (setara 191,9 triliun Rupiah) terhitung 44,3% dari total pendapatan Grup. Hingga tanggal 31 Desember 2019, produk Xiaomi telah dijual lebih dari 90 negara dan wilayah.

Xiaomi juga melaporkan akan meluncurkan setidaknya 10 smartphone didukung teknologi 5G seperti dijadwalkan pada tahun ini, dan meningkatkan pengeluaran riset dan pengembangannya menjadi 10 miliar renminbi (setara 20,9 triliun Rupiah).

Dalam lima tahun mendatang, investasi terhadap 5G + AIoT akan meningkat dari 10 miliar renminbi menjadi lebih dari 50 miliar renminbi (setara 104,8 triliun Rupiah), untuk memastikan dominasi pada bidang gaya hidup yang pintar. Sembari berekspansi ke pasar premium, Grup akan tetap pada misinya yaitu menyediakan produk yang luar biasa dengan harga yang sebenarnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA