YouTube Resmi Rilis Fitur 'Chapter'

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Sabtu 30 Mei 2020
share
 

INILAHCOM, San Francisco - YouTube merilis fitur baru 'Chapter' yang memudahkan pengguna untuk melompat ke bagian tertentu yang ingin ditonton pada sebuah video, layaknya buku.

Mengutip TechCrunch, Jumat, Youtube dilaporkan telah menguji fitur bab pada bulan April, namun kini meluncurkan fitur tersebut untuk semua pengguna, baik desktop maupun mobile, untuk Android dan iOS.

Fitur 'Chapter' tersebut akan diaktifkan secara otomatis pada bilah video dengan judul di dalamnya ketika pembuat konten menambahkan informasi deskripsi pada video mereka.

Stempel bab akan tampak berjeda dalam bilah video. Untuk menggunakan fitur ini, video setidaknya memiliki tiga cap waktu yang panjangnya minimal 10 detik.

Untuk memudahkan penonton menavigasi fitur bab video, YouTube memberikan notifikasi yang memberi tahu pengguna bahwa mereka akan pindah ke bab baru.

Sementara, pada platform di mana umpan balik ke penonton itu tidak tersedia, YouTube akan mengarahkan pengguna ke awal bab.

Selain itu, pengguna pada perangkat mobile dan tablet juga dapat menggeser jari mereka ke atas dan ke bawah pada bilah video untuk melihat bab yang ingin ditonton.

YouTube mengatakan fitur tersebut mendapat banyak umpan balik positif selama pengujian, namun sedikit mengubah produk berdasarkan eksperimen sebelumnya.

Salah satunya, YouTube meningkatkan jumlah bab yang didukung di seluruh perangkat setelah menyadari bahwa akan sangat membantu untuk memungkinkan perangkat menentukan berapa banyak bab yang dapat ditampilkan, berdasarkan ruang layar yang tersedia.

Hal itu berarti dalam video dengan banyak bab, pengguna kemungkinan melihat lebih banyak bab di desktop daripada di perangkat mobile, dan lebih banyak muncul ketika mengaktifkan layar penuh pada ponsel.

Karena fitur ini mengharuskan pembuat konten untuk memasukkan stempel waktu, penonton kemungkinan belum dapat melihat fitur tersebut di semua video.

Fitur baru ini merupakan upaya bagi YouTube memudahkan pengguna dalam mencari konten yang ingin ditonton dalam sebuah video panjang.

Namun, di sisi lain, fitur ini juga dapat mengurangi waktu tontonan karena penonton hanya akan menonton bagian video tertentu alih-alih menonton konten lengkap video.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA