Hyundai Buka SPBU Hidrogen Kendaraan Komersial

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Senin 08 Juni 2020
share
 

INILAHCOM, Seoul - Hyundai Motor Co membuka stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) pertama untuk kendaraan komersial bertenaga hidrogen di Korea Selatan.

SPBU hidrogen itu berdiri di area pabrik Jeonju yang berjarak 240 kilometer di selatan Seoul. Ini adalah SPBU hidrogen pertama Hyundai untuk mobil komersial dan SPBU hidrogen kesembilan secara keseluruhan.

"Bus dan truk serta mobil penumpang berbahan bakar hidrogen dapat mengisi daya sendiri di stasiun pengisian hidrogen komersial karena terletak di dekat jalan," kata juru bicara Hyundai, seperti dilansir kantor berita Yonhap, Minggu (7/6/2020).

Hyundai Nexo adalah satu-satunya model penumpang besutan Hyundai yang bertenaga hidrogen di Korea Selatan.

Hyundai, yang telah mengekspor truk hidrogen 10 ton ke Swiss, berencana untuk meluncurkan truk versi lokal di Korea Selatan pada tahun depan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah Negeri Ginseng tersebut untuk mempromosikan mobil hidrogen dan memperkuat infrastruktur pengisian.

Korea Selatan bertujuan untuk meningkatkan jumlah stasiun pengisian hidrogen menjadi 310 pada tahun 2022 dari 37 saat ini di seluruh negeri, menurut pihak kementerian lingkungan negara itu.

Untuk membantu menyebarkan mobil tanpa emisi dan otonom ke seluruh negeri, Korea Selatan berencana untuk membelanjakan 2,2 triliun won atau sekitar US$1,9 miliar pada tahun 2030, dengan rencana agar sektor swasta secara terpisah menginvestasikan 60 triliun won pada kendaraan masa depan, teknologi dan fasilitas terkait .

Hyundai Motor Group akan mengambil 41 triliun won, atau 68 persen dari total investasi itu, di bawah rencana mobilitas masa depan yang dipimpin pemerintah, kata Kementerian Transportasi Korea Selatan.

Hyundai Motor Group, yang bertujuan untuk berubah menjadi penyedia solusi mobilitas masa depan, pada Desember 2018 mengumumkan bahwa mereka akan berinvestasi 7,6 triliun won dalam fasilitas produksi mobil hidrogen dan kegiatan R&D terkait pada tahun 2030.

Berdasarkan rencana tersebut, grup otomotif Korea Selatan ini berencana untuk menghasilkan 500 ribu kendaraan hidrogen pada tahun 2030.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA