Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Semakin Masif

IN
Oleh ibnu naufal
Jumat 12 Juni 2020
share
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Pemanfaatan layanan teknologi dengna kecerdasan buatan semakin dilirik dan digandrungi, tak hanya oleh perusahaan komersial, melainkan juga oleh pemangku kepentingan di sektor publik. Dalam menghadapi tantangan di era digital karena pandemi.

Menurut Director Marketing & Business Development HPE Financial Services Asia Pacific and Japan, Doreen Voo, pengguna telah terbiasa dan beradaptasi dengan kemudahan teknologi yang semakin berkembang sejak bekerja dari rumah karena pandemi. Hal itu diperkirakan akan semakin menjadi tren menyusul dimulainya fase normal baru (new normal).

"Memasuki era normal baru, kita akan kembali pada era pra-COVID. Kita juga telah terbiasa dengan teknologi baru seperti AI (kecerdasan buatan) hingga robotik," kata Voo melalui konferensi virtual, Kamis.

"Dan ide utama dari tren ini adalah tentang keberlangsungan, tentang bagaimana kita menjaga lingkungan serta mengadaptasi cara-cara baru yang ditawarkan teknologi," ujarnya melanjutkan.

Sementara, Director of System Engineering Asia Pacific and Japan Aurba, Mark Verbloot, setuju bahwa keberlangsungan (sustainbility) dalam teknologi juga semakin diperlukan. Saat ini, perusahaan tengah menyiapkan teknologi yang mampu berevolusi mengikuti tren sebuah masa.

"Platform seperti Aruba ESP berevolusi dengan waktu dan beradaptasi dengan teknologi sesuai masanya, sehingga pengguna bisa deploy ke ESP yang memang didesain buat beradaptasi dengan itu," ujarnya.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA