Google Hapus Aplikasi Pencuri Kata Kunci Facebook

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Jumat 03 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, San Francisco - Google menghapus 25 aplikasi dari Play Store karena dianggap telah melakukan pencurian informasi, termasuk kata kunci dari akun Facebook penggunanya.

Mengutip ZDnet, perusahaan keamanan siber asal Prancis, Evina, menemukan aplikasi tersebut menyamar sebagai penghitung langkah, penyuntingan gambar, penyuntingan video, aplikasi wallpaper, game dan file manager (pengaturan berkas).

Berdasarkan temuan Evina, aplikasi tersebut mengandung kode berbahaya yang bisa mendeteksi aplikasi apa yang baru dibuka dan yang ada di foreground ponsel.

Jika aplikasi yang baru dibuka adalah Fcaebook, aplikasi berbahaya itu akan menampilan 'window' di depan aplikasi resmi Facebook dan membuat laman login palsu.

Begitu pengguna memasukkan sandi ke laman Facebook phishing tersebut, aplikasi akan menyimpan data dan mengirim ke server yang berada di domain airshop.pw, yang sekarang sudah tidak berfungsi.

Aplikasi-aplikasi berbahaya itu dikembangkan oleh kelompok yang sama meski pun menawarkan fungsi yang berbeda.

Evina melaporkan temuan itu ke Google pada akhir Mei lalu. Setelah memverifikasi temuan Evina, Google menghapus 25 aplikasi tersebut dari Play Store.

Beberapa aplikasi tersebut sudah masuk Google Play Store lebih dari setahun.

Aplikasi yang dihapus tersebut antara lain bernama Super Wallpapers Flashlight, iPlayer & iWallpaper, Pedometer, Super Bright Flashlight, Junk file cleaning, Padenatef, dan Accurate Scanning of QR Code.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA