Kejar Target, BMW Tingkatkan Kapasitas Pabrik

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Senin 06 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Munich - Untuk mewujudkan ambisi memproduksi 500.000 mobil listrik pada 2022, BMW meningkatkan kapasitas produksi baterai dan motor listrik di pabrik Dingolfing, Jerman, termasuk memperbarui sistem teknologi penggerak listriknya, e-drive.

Chairman of the Board of Management of BMW AG Oliver Zipse bersama pejabat pemerintah di Jerman telah meluncurkan produksi BMW e-drive baru di Dingolfing belum lama ini. Sistem e-drive ini menggabungkan motor listrik, transmisi, dan elektronik daya.

Generasi baru e-drive akan digunakan untuk pertama kalinya di BMW iX3 teranyar, yang akan mulai diproduksi di China pada akhir musim panas.

Di Competence Center di Dingolfing, BMW Group akan memproduksi komponen powertrain listrik seperti modul baterai, baterai tegangan tinggi, dan motor listrik pada delapan jalur produksi.

Selama tahun-tahun mendatang, perusahaan akan menyiapkan empat jalur tambahan, yang akan meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan.

"Kami terus meningkatkan elektromobilitas dan menetapkan standar untuk transformasi industri kami. Pada tahun 2022, di Dingolfing saja, kami akan dapat memproduksi e-drive untuk lebih dari setengah juta kendaraan listrik per tahun," kata Zipse dalam pernyataan resminya.

"Pada saat yang sama, kami akan memproduksi campuran kendaraan yang sepenuhnya listrik, plug-in hybrid, dan model dengan mesin pembakaran pada satu jalur," lanjut dia.

Dalam beberapa tahun ke depan, area produksi Competence Center untuk Produksi E-Drive akan diperluas hingga 10 kali ukuran aslinya, dari 8.000 m2 pada 2015 menjadi 80.000 m2.

Jumlah karyawan juga akan bertambah. Pada paruh pertama tahun ini saja, tenaga kerja tumbuh dari 600 menjadi 1.000. Hingga 2.000 karyawan akan bekerja dalam produksi e-drive di lokasi Dingolfing dalam jangka menengah, jelas BMW.

"Seperempat kendaraan BMW Group yang dijual di Eropa harus bertenaga listrik sebelum 2021; sepertiga pada tahun 2025, dan setengahnya pada tahun 2030," kata Michael Nikolaides, Senior Vice President Engines and E-Powertrain at BMW Group.

Pada 2023 nanti, BMW Group akan menawarkan kepada pelanggannya tidak kurang dari 25 model kendaraan listrik, dengan sekitar setengahnya bertenaga listrik sepenuhnya.

Pabrik BMW di Dingolfing telah memproduksi baterai tegangan tinggi seri --diproduksi untuk BMW i3 sejak 2013. Sejak 2015, pabrik itu juga memproduksi motor listrik.

Mayoritas baterai tegangan tinggi dan motor listrik untuk semua kendaraan listrik BMW Group berasal fasilitas Dingolfing.

BMW Group memiliki jaringan produksi yang sangat fleksibel untuk powertrain listrik. Baterai tegangan tinggi yang diperlukan untuk kendaraan listrik berasal dari tiga pabrik baterai perusahaan di Dingolfing, Spartanburg (AS), dan Shenyang (China).

BMW Group juga telah melokalisasi produksi baterai di Thailand, di mana mereka bekerja sama dengan Grup Drxlmaier.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA