Penjualan Suku Cadang Suzuki Mulai Meningkat Lagi

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Kamis 09 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pandemi COVID-19 sempat membuat lesu industri otomotif nasional. Pemberlakuan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat menurun tajam, sehingga kendaraan banyak yang terparkir dalam waktu cukup lama.

Memasuki masa transisi di mana aktivitas ekonomi berangsur pulih, penggunaan kendaraan kembali meningkat. Hal ini berdampak pada naiknya permintaan akan suku cadang untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan.

Tren positif ini sejalan dengan data Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang menunjukkan peningkatan penjualan suku cadang dan aksesori resmi Suzuki, baik SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), maupun SGA (Suzuki Genuine Accessories) untuk mobil, sepeda motor, dan juga Outboard Motor (OBM).

Sparepart Dept. Head Suzuki Indomobil Motor (SIM) Christiana Yuwantie mengatakan bahwa penjualan suku cadang Suzuki mulai meningkat sejak Juni lalu. Menurut dia, memasuki masa transisi dan recovery pandemi COVID-19 ini, permintaan konsumen untuk suku cadang memang sudah mulai meningkat dan hampir kembali normal.

"Hal ini dibuktikan dengan total angka penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen di Juni 2020 mencapai angka 92 persen jika dibandingkan dengan periode bulan yang sama tahun 2019, setelah sempat turun selama 3 bulan berturut-turut pada periode Maret-Mei 2020," jelas Christiana.

Meskipun sempat mengalami anjlok total penjualan selama April-Mei 2020 sekitar 32 persen akibat pandemi, namun nilai penjualan suku cadang Juni 2020 sudah mulai mendekati angka penjualan tahun lalu, sebesar 91,6 persen.

Kontribusi kenaikan nilai penjualan terbesar didapatkan dari penjualan suku cadang sepeda motor sebesar 101,5 persen dan juga penjualan oli sebesar 126,5 persen.

Masa transisi juga membuat total angka penjualan suku cadang OBM di bulan Juni pun mencapai angka 64,3 persen setelah sebelumnya menyentuh angka 13,6 persen di bulan Mei 2020.

Christiana menambahkan, meskipun penjualan suku cadang OBM di bulan Juni lalu berangsur naik, namun memang belum terlalu signifikan dikarenakan masih sedikitnya turis yang datang untuk wisata ke pulau atau pantai.

Selain bengkel resmi, aplikasi My Suzuki juga menjadi alternatif saluran pembelian suku cadang selama masa pandemi COVID-19. Tercatat jumlah transaksi telah kembali stabil di bulan Juni 2020, setelah sempat turun di bulan April dan Mei 2020.

Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori, di mana Juni lalu berhasil meraih peningkatan revenue sebesar 135,5 persen untuk sepeda motor dan 102,1 persen untuk segmen mobil jika dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu pada periode yang sama.

Kemudian disusul Jawa Tengah untuk segmen mobil dan sepeda motor, Jawa Timur untuk sepeda motor, dan Sumatera untuk mobil.

"Permintaan masyarakat akan suku cadang dan aksesori akan terus kami penuhi dan pastikan ketersediaannya. Kami harap masyarakat bisa tetap aman dan nyaman dalam bertransportasi dengan menggunakan suku cadang resmi," ujar Christiana.

Untuk pembelian suku cadang dan aksesori resmi Suzuki, pelanggan dapat langsung mengunjungi diler terdekat atau dapat menggunakan aplikasi My Suzuki yang dapat diunduh dari Google Play Store dan Apple App Store.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat langsung sambangi www.suzuki.co.id atau menghubungi layanan Halo Suzuki di 0800-1100-800 (bebas pulsa 24 jam).

Melalui Halo Suzuki pula, pelanggan bisa mendapatkan layanan Home Service, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA).

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA