AS Selidiki Dugaan TikTok Langgar Privasi Anak

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Kamis 09 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Washington DC - Departemen Kehakiman AS dan Komisi Perdagangan Federal (FTC) menyelidiki dugaan TikTok melanggar ketentuan tentang perlindungan privasi anak.

Dua narasumber yang minta identitasnya dirahasiakan, secara terpisah menyatakan bahwa FTC dan Departemen Kehakiman mengadakan rapat virtual untuk mendiskusikan tuduhan TikTok gagal memenuhi kesepakatan yang dibuat pada Februari 2019 itu.

Mengutip Reuters, organisasi Center for Digital Democracy, Campaign for a Commercial-Free Childhood, dan beberapa lembaga lainnya meminta FTC melihat dugaan bahwa TikTok gagal menghapus video dan informasi pribadi para pengguna berusia 13 tahun ke bawah, meski pun sudah setuju untuk menghapus.

Sumber lainnya mengonfirmasi bahwa advokat sudah bertemu dengan pejabat dari FTC dan Departemen Kehakiman untuk membahas masalah TikTok.

FTC dan Departemen Kehakiman AS tidak berkomentar atas temuan ini.

Sementara TikTok, melalui juru bicaranya mengatakan bahwa mereka memperlakukan dengan serius keamanan semua pengguna.

Menurut TikTok, AS mengakomodasi pengguna di bawah 13 tahun menggunakan aplikasi, namun, fitur yang didapat terbatas.

TikTok juga mengaku telah memberikan fitur privasi dan keamanan khusus untuk pengguna di bawah usia tersebut.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA