Daimler Akan Terus Pangkas Biaya Produksi

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Senin 13 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Stuttgart - Daimler akan terus memangkas biaya produksi demi menekan kerugian yang terjadi hingga kuartal kedua (Q2) 2020, meskipun perusahaan otomotif Jerman ini telah melihat adanya tanda-tanda pemulihan dari sisi pemesanan mobil mewah.

Penjualan kendaraan mewah asal Jerman mengalami penurunan hampir 19 persen, menjadi sekitar 870 ribu mobil pada Q1 2020. Meski demikian, penjualan merek itu mencapai hasil yang bagus di China pada Q2 2020.

CEO Daimler Ola Kaellenius mengatakan, meski adanya peningkatan pada penjualan di China, kerugian dari bisnis dalam beberapa bulan terakhir tidak akan selesai hingga akhir tahun.

"Sasaran efisiensi kami sebelumnya mencakup transformasi yang akan datang, tetapi bukan resesi global. Itu sebabnya kami semakin mempertajam jalur kami," kata Kaellenius, sepetti dilansir Reuters.

Daimler melaporkan hasil Q2 2020 pada 23 Juli mendatang dengan penurunan penjualan signifikan, laba operasi grup yang negatif yang berdampak pada arus kas mereka.

Perusahaan mengharapkan adanya pemulihan ke tingkat yang lebih baik, namun mereka menyadai krisis yang disebabkan virus corona memakan waktu yang lebih lama.

"Penjualan unit, pendapatan, dan pendapatan grup cenderung lebih rendah tahun ini daripada 2019," kata Kaellenius, seraya menambahkan bahwa Daimler dapat meningkatkan produksi dengan cepat begitu permintaan meningkat lagi.

"Pada bulan Juni, pengiriman mobil ritel global sedikit di atas tingkat tahun sebelumnya lagi," dia memungkasi.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA