Imbas COVID-19, Volvo Alami Kerugian Rp1,6 Triliun

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Jumat 24 Juli 2020
share
 

INILAHCOM, Gothenburg - Volvo Cars mencatat kerugian operasional sebesar US$110 juta atau sekitar Rp1,6 triliun pada semester pertama 2020, imbas pandemi virus corona (COVID-19) yang menurunkan daya beli konsumen.

Pada semester pertama 2020, Volvo menjual 269.962 unit mobil. Angka ini turun jika dibandingkan penjualan sebesar 340.826 unit pada periode yang sama di tahun lalu.

Di sisi lain, Volvo mengklaim mendapatkan pertumbuhan penjualan secara bertahap pada kuartal kedua (Q2) 2020 di pasar China dan AS.

"Penurunan yang kami lihat pada semester pertama bersifat sementara," kata Hakan Samuelsson, CEO Volvo Cars.

"Kami berharap pulih pada paruh kedua tahun ini dan berbagai model mobil listrik akan menempatkan kami pada posisi yang kuat untuk memenuhi tren di masa depan," lanjut dia.

Perusahaan akan memulai produksi mobil Volvo XC40 P8, yang diikuti model-model lainnya dalam beberapa tahun ke depan.

"Kami akan terus fokus dan berinvestasi dalam elektrifikasi, penjualan online, dan konektivitas," ucap Samuelsson.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA