AS Minta TikTok Dilepas dari Perusahaan Induknya

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Minggu 02 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, New York - Presiden AS Donald Trump sedang menyiapkan perintah agar media sosial TikTok dilepas dari perusahaan induk di China dengan alasan keamanan negara.

Mengutip laporan Bloomberg dan The Wall Street Journal, Trump akan memerintahkan Bytedance menjual operasional TikTok di AS karena diduga aplikasi tersebut dimanfaatkan China untuk memata-matai AS.

TikTok ditaksir bernilai miliaran dolar AS, perusahaan seperti Fox News dan Microsoft dikabarkan berminat mengakuisisi TikTok.

Meski demikian, pihak TikTok dan Microsoft belum mau berkomentar atas kabar ini.

TikTok sedang ditinjau oleh Komite Investasi Asing AS untuk melihat kemungkinan bisnis tersebut mengganggu keamanan nasional AS. Tapi, AS belum memutuskan tindakan apa yang akan mereka ambil untuk TikTok.

"Kami sedang memperhatikan TikTok. Kami mungkin akan melarang atau melakukan hal lainnya," kata Trump.

AS khawatir TikTok digunakan China untuk tujuan yang jahat, yang sudah berkali-kali dibantah perusahaan tersebut.

"Kami tidak bersifat politis, kami tidak menerima iklan politik dan tidak punya agenda. Tujuan kami adalah tetap bersemangat, platform dinamis yang bisa dinikmati semua orang," kata CEO TikTok Kevin Mayer.

TikTok jga menegaskan bahwa mereka tidak berkaitan dengan aktivitas pemerintahan China.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA