GM Siap Rilis Hummer Bermesin Listrik

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Senin 03 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Detroit - Raksasa otomotif AS General Motors (GM) tengah bersiap merilis jajaran mobil bermesin sepenuhnya listrik (all-electric), termasuk SUV Hummer yang direncanakan akan dirilis sekitar kuartal keempat tahun ini.

Mengutip The Verge, perilisan ini mundur dari jadwal awalnya yang direncanakan pada 20 Mei lalu karena adanya pandemi virus corona (COVID-19).

Siluet Hummer muncul dalam sebuah iklan baru yang dirilis GM pada pekan lalu, tak lama setelah perusahaan induk GM mengumumkan hasil keuangannya untuk kuartal kedua tahun 2020.

GM mencatat kerugian hampir US$800 juta untuk kuartal tersebut, yang lebih baik dari yang diharapkan, mengingat perusahaan seperti lainnya mengalami penutupan produksi terkait pandemi selama berminggu-minggu.

Hummer bermesin sepenuhnya listrik ini disebut sebagai 'SUV super' pertama di dunia. Dengan tenaga maksimum 1.014 hp dan torsi 15.592 Nm, mobil ini diklaim mampu berakselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 3 detik.

GM menyebut bahwa Hummer baru ini akan menampilkan generasi kedua sistem bantuan pengemudi canggih GM, Super Cruise. Ini juga ditenagai oleh platform kendaraan listrik 'Ultium' modular yang diresmikan GM pada Maret lqlu, yang menggunakan paket baterai yang dapat mencapai skala hingga 200 kWh.

Sementara versi truk pikap Hummer dijadwalkan untuk mulai diproduksi pada akhir 2021, dengan pengiriman dimulai segera setelah itu.

Presiden GM Mark Reuss mengatakan bahwa strategi GM dalam pengembangan SUV listrik tidak tertandingi di dalam industri otomotif, karena mengombinasikan teknologi, fleksibilitas, dan kecepatan.

"Kami tahu apa yang diinginkan dan diharapkan pelanggan, dan kami di posisi lebih baik daripada siapa pun untuk memberi mereka kendaraan listrik yang paling cocok untuk mereka," kata dia.

Hummer all-electric akan dibangun di pabrik GM Detroit-Hamtramck, Michigan, AS. GM telah menginvestasikan US$7,7 miliar untuk mempersiapkan pabrik-pabriknya beralih ke produksi kendaraan listrik selama empat tahun ke depan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA