Semester I 2020, realme Raih 15 Juta Pengguna Baru

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Kamis 06 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Shenzhen - realme baru saja merilis laporan semester pertama 2020. Melalui laporannya, realme menunjukkan pertumbuhan sebesar 11 persen pada kuartal kedua (Q2) tahun ini.

Hal tersebut menjadikan realme sebagai satu-satunya merek dengan hasil angka positif dua digit dan brand smartphone tercepat yang berkembang di dunia selama empat kuartal berturut-turut oleh Counterpoint.

Pada Q1 2020, Counterpoint juga melaporkan bahwa realme menjadi satu dari dua merek yang mencatat pertumbuhan positif dengan angka 157 persen year-on-year (YoY).

Menurut Counterpoint Research dan IDC, berdasarkan dari data angka penguna, realme juga mendapatkan 15 juta pengguna baru di seluruh dunia pada paruh pertama tahun 2020.

Pada awal Mei lalu, jumlah pengguna global realme melebihi 35 juta, kemudian meningkat dari 5 juta dalam dua bulan (Juli 2020) menjadi 40 juta pengguna hingga saat ini.

Melihat hasil tersebut, realme pun berencana untuk dapat meraih 100 juta penjualan smartphone-nya dalam 2 hingga 3 tahun ke depan.

Pada awal tahun ini, realme telah memasuki 27 negara di dunia. Hanya dalam setengah tahun, realme melakukan ekspansi bisnis dengan cepat hingga saat ini mencapai 59 negara di luar Amerika Utara dan berada di peringkat lima besar di berbagai segmen pasarnya.

Ini sejalan dengan komitmen realme yang selalu melihat kebutuhan pasar, memiliki kemampuan pengembangan produk yang kuat dan model bisnis aset ringan, proses bisnis yang pendek serta berfokus pada e-commerce.

Di India, realme telah bertahan di peringkat lima teratas di pasar untuk waktu yang cukup lama. realme juga berhasil menjadi Top 4 di pasar Mesir dalam waktu kurang dari satu tahun setelah memasuki negara tersebut.

Di wilayah Asia Tenggara, realme berhasil menjadi Top 5 smartphone brand dalam waktu singkat.

Untuk di Filipina, Vietnam, Indonesia, dan Myanmar, realme menjadi Top 5 smartphone brand masing-masing hanya dalam waktu satu tahun.

Bahkan di Kamboja, realme berhasil menjadi Top 5 smartphone brand hanya dalam waktu satu kuartal dan pada Q1 2020, realme juga berhasil berada di peringkat 5 teratas di pasar Thailand.

Negara-negara tersebut menjangkau lebih dari 80 persen pasar smartphone di Asia Tenggara dan realme telah dinobatkan menjadi pemain terkemuka di wilayah Asia Tenggara.

Secara kompetitif, realme juga turut meramaikan pasar 5G dengan meluncurkan realme X50 Pro dan menjadikannya smartphone 5G pertama di India dan Thailand, serta di Kamboja dengan harga di bawah us$1.000.

Pada tahun 2020, realme telah menerapkan strategi 'Smartphone+AIoT'. Terlepas dari kondisi ekonomi yang menantang di era pandemi covid-19, realme telah berhasil meluncurkan berbagai produk AIoT di tahun 2020 dan akan menargetkan lebih dari 100 produk AIoT pada tahun mendatang.

Pada Q1 2020, meskipun menjadi pendatang baru pasar audio di India, realme berhasil membuktikan kualitas produknya dan menduduki posisi ketiga, menurut laporan perusahaan riset Canalys.

Untuk menggapai tujuan menjadi merek AIoT dengan pertumbuhan tercepat di dunia, realme mendefinisikan strategi AIoT mereka di tahun 2020 dengan '1+4+N'.

Strategi ini akan membantu realme untuk menambahkan portofolio pada produk smartphone dan AIoT yang mengacu pada satu produk inti yaitu smartphone yang dilengkapi oleh empat kelompok utama perangkat AIoT pendukung gaya hidup seperti speaker, earphone, TV, dan jam tangan pintar hingga produk 'N' berupa aksesoris pintar lainnya.

Berdiri sejak 2018, saat ini realme telah memiliki 40 juta pengguna. Hal ini dikarenakan tim realme yang terdiri dari individu-individu yang kuat, muda dan menyeluruh secara global.

Dengan usia rata-rata 29 tahun, tim realme menunjukkan bahwa mereka berani melompat ke depan dan membuktikan eksistensi kekuatan kaum muda di pasar yang kompetitif.

"Saat ini, kami terus membangun kinerja kami untuk bisa menjual 100 juta smartphone dalam 3 tahun sejak didirikan. Kami berencana untuk melanjutkan rencana ekspansi internasional kami, di mana kami yakin akan mengalami pertumbuhan yang besar. realme telah berkembang dengan baik di hampir 60 negara dan wilayah yang berbeda. Hal ini adalah bentuk konkrit dari misi dan strategi kami mengajak kaum muda untuk Dare to Leap di luar batas mereka," kata CEO realme Li Bingzhong.

Produk realme juga telah membuat inovasi baru di dunia desain. Pada tahun 2020, realme Desain Studio berkolaborasi dengan desainer terkenal dunia Naoto Fukasawa dan Jose Levy sebagai Cooperated Designer of Hermes untuk menghasilkan trendsetting design terbaru dalam produk realme.

Selain itu, realme juga telah memenangkan 'Red Dot Design Award' untuk realme X2 Pro Master Edition dan menjadi penantang baru yang akan bersaing dengan merek-merek smartphone lainnya.

Tidak melulu soal desain, realme juga berkomitmen untuk menciptakan trendsetting technology dan menjadi pelopor teknologi di bidang pengisian daya cepat dengan meluncurkan pengisian cepat 125W pertama di dunia.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA