Bridgestone dan VW Bikin Ban Khusus Mobil Listrik

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Kamis 13 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Wolfsburg - Menyambut datangnya tren mobil ramah lingkungan, khususnya di Eropa, Bridgestone merancang ban khusus untuk kendaraan listrik.

Berkolaborasi dengan Volkswagen, Bridgestone menciptakan ban Turanza Eco pertama yang dirancang khusus untuk mobil listrik VW ID.3 dan merupakan ban pertama yang memiliki bahan baku lebih sedikit dibanding ban biasanya.

Dengan teknologi ENLITEN yang ramah lingkungan, Turanza Eco memiliki hambatan gulir yang sangat rendah, sedangkan bobotnya pun lebih ringan, menurut Volkswagen dalam pernyataan resminya.

Ban dengan teknologi ENLITEN memberikan hambatan gulir lebih rendah 30 persen dibanding ban musim panas premium lainnya. Hal ini berkontribusi pada kondisi mesin saat pembakaran hingga konsumsi bahan bakar dan saat emisi CO2, dan secara signifikan menghemat pemakaian baterai pada mobil listrik.

Dengan teknologi tersebut, pemakaian ban Turanza Eco mampu menghemat bahan bakar/baterai hingga 20 persen dibandingkan dengan ban musim panas premium lainnya. Hal ini setara dengan penggunaan bahan baku yang 2 kilogram lebih ringan dibandingkan dengan kebutuhan bahan baku ban regular, sebuah keuntungan tambahan dari sisi sumber daya dan lingkungan.

Selain dari kelebihan teknologi ENLITEN, keselarasan antara material-material unik yang digunakan dalam menciptakan teknologi ini dan proses pencampuran bahan baku unik dapat meningkatkan performa kompon tanpa mengenyampingkan pentingnya daya cengkram.

Kedua hal tersebut dikombinasikan dengan pola telapak tiga dimensi yang memaksimalkan kinerja saat berada di permukaan basah dan kering, yang berarti teknologi ENLITEN mampu meningkatkan kendali kendaraan dan kenyamanan berkendara, dan dalam konteks VW ID.3, semua hal tersebut sesuai dengan target dari Volkswagen.

Tren mobil listrik tengah bersinar di Eropa, di mana peminatnya meningkat sebesar 58 persen pada kuartal pertama tahun 2020 dengan jumlah penjualan mencapai 220 ribu unit.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA