Tesla Berselisih dengan E-Commerce China

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Jumat 21 Agustus 2020
share
 

INILAHCOM, Beijing - Tesla dilaporkan terlibat perselisihan dengan e-commerce China, Pinduoduo Inc, yang dianggap telah melanggar kebijakan terkait promosi produk sedan listrik Tesla Model 3, demikian lansir South China Morning Post.

Konflik itu bermula pada bulan lalu ketika pelanggan di Wuhan melihat penawaran Tesla Model 3 dari distributor mobil YiAuto di platform Pinduoduo dengan harga di bawah pasaran.

YiAuto yang berbasis di provinsi tenggara Fujian mengiklankan sedan itu seharga 251.800 yuan atau 7 persen lebih murah daripada harga resmi yang ditetapkan Tesla.

Setelah mengetahui iklan itu, Tesla membatalkan segala bentuk kerja sama dengan Pinduoduo atau YiAuto. Namun YiAuto tetap melanjutkan promosinya, sampai seorang konsumen pria di Wuhan membayar mobil itu.

Tesla kemudian menganggap bahwa konsumen tersebut membeli mobil secara tidak resmi, dan tidak akan mendapatkan layanan-layanan yang disiapkan Tesla untuk konsumen.

Dilansir Bloomberg, Tesla mengatakan bahwa mereka akan melindungi konsumen, asalkan konsumen juga mau 'melindungi haknya secara sah' dari platform penjualan lain yang memberikan promosi.

Perwakilan Tesla di Beijing mempersilakan konsumen itu untuk membeli mobil Tesla melalui jaringan penjualan yang sah.

Di sisi lain, Pinduoduo mengatakan 'kecewa karena Tesla mempersulit penggemar untuk mendapatkan mobil impian mereka'.

Tidak seperti distributor mobil pada umumnya, Tesla memiliki jaringan penjualan sendiri berupa showroom dan platform digital. Pelanggan dapat melihat-lihat mobil Tesla secara online sebelum membeli mobil dengan ketentuan harga yang sudah ditetapkan pada platform itu.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA