IFA 2020 Berlin Digelar Tanpa Pengunjung

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Sabtu 05 September 2020
share
 

INILAHCOM, Berlin - Enam bulan setelah pandemi COVID-19 memaksa pembatalan mendadak ajang Mobile World Congress (MWC), kini bisnis eksebisi teknologi kembali menggeliat dengan digelarnya pameran elektronik konsumen IFA 2020 di Berlin, Jerman.

Namun, pada gelaran tahun ini --sejak pertama kali diadakan pada 1924-- tidak dihadiri oleh pengunjung secara fisik di area pameran.

"IFA normal, yang dihadiri 240.000 pengunjung dan 6.000 perwakilan media dari 80 negara, tidak dapat dipraktikkan saat ini," kata Dirk Koslowski, Direktur IFA, kepada Reuters sebelum acara yang hanya terbuka untuk perdagangan dan media.

Bisnis pameran dagang di Eropa terhenti karena pandemi, dengan MWC di Barcelona, pameran perjalanan ITB di Berlin dan Pameran Mobil Jenewa semuanya dibatalkan pada akhir Februari.

IFA kali ini pun memilih untuk menggelar acara dengan versi 'hibrida' yang menampilkan kombinasi acara online dan secara langsung.

Produsen chipset asal AS, Qualcomm, salah satu peserta pameran, meluncurkan chipset 5G untuk ponsel dengan harga terjangkau. Namun, presentasi oleh President Qualcomm Cristiano Amon, berupa video yang direkam sebelumnya karena tidak dapat melakukan perjalanan ke Berlin.

Terlepas dari hal itu, yang lebih mengkhawatirkan bagi penyelenggara pameran, pandemi membuat raksasa teknologi meluncurkan produk secara mandiri lewat online.

Samsung belum lama ini mengadakan acara untuk memperkenalkan Galaxy Z Fold2. Sementara, Huawei, yang menjadi sponsor utama, hadir di IFA lewat video, namun menyimpan pengumuman produk untuk konferensi pengembangnya di Shenzen pada 10 September 2020.

Analis teknologi Paolo Pescatore, yang sering menghadiri pameran teknologi global, absen di IFA tahun ini.

"Sulit untuk membenarkan hadir secara langsung karena kurangnya produk untuk dilihat -- sementara semua sesi utama disiarkan secara online," ujar dia.

"Gelaran langsung telah berubah selamanya," Pescatore menambahkan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA