Senjata Panasonic Hambat Penyebaran Virus COVID-19

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Jumat 11 September 2020
share
(ist)

INILAHCOM,Jakarta - Pandemi Covid-19 telah mengubah cara berpikir setiap orang tentang kualitas udara yang dihirup sehari-hari.

Penggunaan masker saat ini menjadi suatu hal wajib bagi semua orang, bahkan ada hukum yang telah mengatur hal tersebut.

Penggunaan hand sanitizer menjadi salah satu aktivitas di setiap pintu masuk rumah, kantor, dan toko. Bahkan tidak diragukan lagi, ada efek samping traumatis bagi setiap orang karena harus berdiam diri selama lebih dari 5 bulan. Namun, keinginan untuk kembali beraktivitas akan selalu ada, bahkan dengan perubahan gaya hidup sendiri.

Untuk melawan ancaman yang tidak terlihat, dibutuhkan solusi yang tidak disadari, dan dari hal tersebut lahirlah teknologi radikal hidroksil (OH) - penemuan revolusioner dengan kemampuan untuk melawan virus corona jenis baru (SARS-CoV-2).

Diana Wijaya, General Manager Air Conditioner PT. Panasonic Gobel Indonesia (PGI), Kamis (11/9/2020), mengatakan, radikal hidroksil adalah komponen yang sangat reaktif ditemukan secara alami di troposfer manusia yang mana umumnya dikenal sebagai deterjen alam, dikarenakan kemampuan mereka untuk menghambat polutan, bau, dan juga virus.

Panasonic Corporation akhir Juli 2020 mengumumkan verifikasi efek penghambatan radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam Air (partikel air berukuran nano) pada novel coronavirus (SARS-CoV-2).

Radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air merupakan ion partikulat yang mengandung radikal hidroksil yang dihasikan dengan cara memberikan tegangan tinggi pada kelembapan udara.

Panasonic Corporation melalui kolaborasi dengan Universitas Prefektur Osaka telah mengkonfirmasi bahwa radikal hidroksil (OH) yang terkandung dalam air memang memiliki efek penghambatan pada virus corona baru (SARS-CoV-2).

Pengujian ini dilakukan di laboraturium tertutup, dan bukan dirancang pada kondisi sebenarnya. Tetapi pada pengujian ini telah diverifikasi bahwa 99% virus ini berhasil dihambat dalam 3 jam.

Sebelum melakukan pengujian ini, Panasonic telah melakukan penelitian tentang radikal hidroksil (OH) sejak 1997 dan telah mendapatkan banyak verifikasi mengenai keefektifannya untuk menghambat berbagai jenis mikroorganisme patogen seperti bakteri, jamur, alergen, dan berbagai macam virus corona. Mereka juga mampu memecah komponen PM2.5 dan memiliki efek penghilang bau.

Diana Wijaya mengatakan, bagi Panasonic, AC bukanlah sekadar penyejuk ruangan, tetapi juga merupakan solusi total terhadap sirkulasi udara yang bersih dan sehat.

"Kami terus berupaya untuk memberikan produk terbaik dan inovatif, yang disesuaikan dengan kondisi pasar di Indonesia. Melalui peluncuran AC generasi terbaru ini, kami bangga dapat mempersembahkan produk AC tangguh yang berkualitas tinggi untuk masyarakat Indonesia," ujar Diana.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA