Jangkau Pedesaan, Pertamina Buka 6 Pertashop Baru

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Jumat 18 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero), melalui Marketing Operation Region (MOR) III, memperluas akses ketersediaan bahan bakar dengan menambah enam Pertashop untuk masyarakat desa di wilayah Kabupaten Bekasi dan Purwasuka (Purwakarta, Subang, Karawang) yang hingga saat ini menjadi 11 titik Pertashop.

Unit Manager Communication Relations & CSR MOR III, Eko Kristiawan menyatakan bahwa Pertashop dibuka demi mendukung program Pertamina One Village One Outlet (OVOO) dalam rangka memastikan pelayanan dapat menjangkau wilayah perdesaan.

"Melalui Pertashop, Pertamina akan terus membangun kerja sama untuk melayani masyarakat hingga ke perdesaan, dengan memperluas penyediaan atau availability energy untuk masyarakat yang berada jauh dari SPBU," ungkap Eko.

Dalam hal itu, Pertashop hadir sebagai lembaga penyalur resmi berskala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen akan produk BBM, LPG, dan pelumas Pertamina.

Di Pertashop, masyarakat akan mendapatkan BBM dengan harga, kualitas, dan takaran yang sama seperti di SPBU resmi.

"Untuk enam Pertashop baru ini berkapasitas penyaluran 400 liter liter per hari, dengan produk bahan bakar berkualitas Pertamax yang disalurkan langsung dengan mobil tangki dari Fuel Terminal Cikampek. Dengan harga dan kualitas yang sama seperti di SPBU, diharapkan masyarakat pedesaan semakin merasakan kehadiran Pertamina," papar Eko.

Dia juga menyebut kehadiran Pertashop diharapkan agar semua masyarakat Indonesia bisa tetap menikmati produk-produk dari Pertamina baik dari BBM, pelumas, hingga LPG.

"Hadirnya Pertashop ini harapan kami, masyarakat dapat tetap menikmati produk-produk dari Pertamina baik berupa BBM, pelumas, atau LPG. ini sudah beroperasi di 38 titik di jawa bagian barat di tiga provinsi, mudah mudahan ke depan juga bisa langsung bertambah," ujar Eko

Dia juga melanjutkan bahwa kehadiran pom bensin eceran tidak resmi atau biasa disebut 'pertamini' yang banyak tersebar di desa-desa harus dipertimbangkan kualitas, harga, dan takaran yang dikeluarkan oleh penjual.

Menurut Eko, kehadiran Pertashop bukan untuk menyaingi kehadiran 'pertamini' yang mengambil untung dari Pertamina dalam mengecerkan bahan bakar untuk para pengendara yang melintas.

"Mereka mengambil peluang dari Pertamina dengan cara menjual kembali ke masyarakat. Mereka berharap masyarakat akan membeli bensin dari mereka. Pertamini juga perlu diperhatikan, karena mereka belum bisa menjamin takaran bensinnya.," kata dia.

"Nah sejalan dengan ini, hadirnya Pertashop bukan untuk bersaing dengan 'pertamini' itu. Kami hanya ingin mendekatkan dengan masyarakat yang ada di pelosok karena tidak semua daerah tersedia SPBU," tambah Eko.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Muara Gembong, H Engkar, yang turut hadir meresmikan Pertashop bersama Pertamina, berterima kasih atas kehadiran Pertashop di wilayahnya.

"Kami bersyukur atas kehadiran Pertashop perdana di Muara Gembong. Semoga dapat membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM yang berkualitas dengan harga dan standar yang sesuai dengan SPBU resmi Pertamina," kata dia.

Berikut enam titik lokasi Pertashop baru:

1. Desa Pantai Mekar, Kec. Muara Gembong, Kab. Bekasi
2. Desa Palinggihan, Kec. Plered, Kab. Purwakarta
3. Desa Pasir Bungur, Kec. Purwadadi, Kab. Subang
4. Desa Tanjungwangi, Kec. Cijambe, Kab. Subang
5. Desa Dukuh, Kec. Ciasem, Kab. Subang
6. Desa Bengle, Kec. Majalaya, Kab. Karawang.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA