Tingkatkan Konektivitas di Gedung Tinggi

3 Indonesia Jalin Kolaborasi dengan NTT Docomo

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Minggu 20 September 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - 3 Indonesia kembali berinovasi untuk meningkatkan cakupan jaringan dan pengalaman pelanggan selama masa adaptasi kebiasaan baru.

Di fase adaptasi kebiasaan baru ini, semakin banyak kantor yang menerapkan aturan okupansi 50 persen untuk mengurangi risiko penyebaran COVID-19. Aturan ini membuat sebagian pegawai yang bekerja di gedung kantor harus berkoordinasi dengan koleganya yang bekerja di rumah secara online.

Hal tersebut berdampak pada meningkatnya kebutuhan internet yang andal. Namun, konektivitas di gedung-gedung tinggi seringkali tidak stabil karena lebih rentan terhadap gangguan sinyal.

Untuk menjawab kebutuhan ini, 3 Indonesia, berkolaborasi dengan NTT Docomo Inc mengimplementasikan teknologi 'Narrow Beam Antenna' yang mampu mengatasi ketidakstabilan jaringan di gedung-gedung tinggi.

Teknologi ini dipasang di atas menara seluler untuk meningkatkan kekuatan dan penetrasi sinyal ke dalam ruangan (indoor) di dalam gedung.

Hasilnya, lantai-lantai tinggi di dalam gedung mendapatkan penguatan sinyal dan pelanggan dapat menikmati jaringan yang lebih kuat dan stabil.

Solusi Narrow Beam Antenna kini telah diimplementasikan di enam area Jabodetabek, yaitu Kuningan, Casablanca, Pancoran, Jatinegara, Meruya, dan Bintaro.

"Sebagian besar dari lalu lintas data di area metropolitan berasal dari dalam ruangan (indoor). Teknologi Narrow Beam Antenna memungkinkan kami untuk meningkatkan cakupan jaringan dalam ruangan di beberapa gedung secara efektif di saat yang bersamaan, tanpa harus memasang perangkat small cells di masing-masing gedung," kata Desmond Cheung, Chief Technical Officer of Hutchison 3 Indonesia, dalam keterangan tertulisnya.

Hasilnya, menurut dia, lebih banyak pengguna yang bekerja dan tinggal di gedung-gedung tinggi dapat menikmati koneksi internet yang lebih baik.

"Kami bangga dapat membawa teknologi mutakhir ini lewat kolaborasi dengan NTT Docomo yang merupakan world leader dalam meningkatkan pengalaman pengguna, terutama dalam ruangan," Desmond melanjutkan.

Sementara itu, Executive GM Global Business Division NTT Docomo Keisuke Yoshizawa mengatakan bahwa Narrow Beam Antenna adalah solusi yang niche namun mudah diimplementasikan untuk memberikan kualitas jaringan yang kuat dan stabil di lantai-lantai atas gedung-gedung tinggi sekitar menara seluler yang dilengkapi dengan teknologi ini.

"Solusi ini juga lebih efisien dibandingkan dengan cara-cara konvensional seperti pemasangan IBS (in-building solution) dan antena outdoor di masing-masing gedung. Menyusul kesuksesan kami dalam menerapkan solusi ini di Jepang dan beberapa negara lainnya di Asia, NTT Docomo sangat senang dapat berkolaborasi dengan Hutchison 3 Indonesia untuk membawa solusi ini dan memberi pelayanan terbaik bagi pengguna jaringan 3 di Indonesia," ujar dia.

Sebelumnya, 3 Indonesia telah membangun sejumlah solusi untuk meningkatkan kualitas jaringan seperti solusi Zero Drive Test, teknologi pengukuran jaringan otomatis yang dapat mendeteksi situasi yang tidak diinginkan secara lebih cepat dan tepat sehingga mampu membantu 3 menjaga keandalan layanan internet untuk pengguna.

Peningkatan kualitas jaringan ini adalah bagian dari usaha berkelanjutan 3 untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penggunanya di lebih dari 34.000 desa di Indonesia melalui jaringan 4.5G Pro-nya yang kini lebih luas dan kuat.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA