AS Ajukan Banding Terkait Larangan Blokir WeChat

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Rabu 23 September 2020
share
 

INILAHCOM, Washington DC - Departemen Perdagangan AS akan mengajukan banding terkait keputusan pengadilan yang melarang pemerintah AS memblokir aplikasi perpesanan asal China, WeChat.

Sebelumnya diwartakan bahwa Hakim Laurel Beeler di pengadilan San Francisco mengeluarkan preliminary injuction, memblokir perintah dari departemen tersebut yang melarang WeChat.

"Melarang transaksi tersebut adalah penting untuk melindungi keamanan nasional AS dan kami mengharapkan pemulihan atas perintah ini," kata Departemen Perdagangan AS dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters.

Pekan lalu, Departemen Perdagangan AS mengeluarkan perintah untuk memblokir WeChat dari pasar aplikasi ponsel yang beredar di AS karena masalah keamanan nasional. Blokir tersebut sedianya berlaku mulai Minggu (20/9/2020).

Departemen Kehakiman AS mendesak Hakim Beeler untuk tidak memblokir perintah tersebut karena akan membingungkan dan mengganggu tekad presiden untuk mengatasi keamanan nasional.

Tencent, selaku perusahaan pemilik WeChat, tidak berkomentar untuk isu ini.

Aplikasi WeChat digunakan 19 juta pengguna harian di AS, menurut data dari firma analitik Apptopia pada Agustus lalu.

Aplikasi ini populer di kalangan pelajar asal China, warga Amerika yang tinggal di China maupun orang Amerika yang memiliki kepentingan bisnis atau personal di China.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA