Apa Pentingnya Punya Ponsel dengan Layar 120 Hz?

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Senin 05 Oktober 2020
share
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Tampilan refresh rate yang lebih tinggi pada smartphone sangat populer akhir-akhir ini. Kami sering menjumpai perusahaan ponsel cerdas dan penggemar teknologi berbicara tentang tampilan yang lebih cepat dan lebih halus dan secara aktif menggunakan istilah seperti 90Hz, 120Hz, atau bahkan 144Hz.

Salah satunya Samsung yang telah meluncurkan duo Galaxy Note20 series. Layarnya juga dilengkapi dengan refresh rate 120Hz. Lalu apa hebatnya?

Angka refresh rate mengacu pada berapa kali tampilan berkedip pada layar dalam waktu satu detik. Mata manusia tidak akan bisa menangkapnya dengan mudah, tetapi biasanya layar akan berkedip sebanyak 60 kali tiap detik.

Kecepatan refresh rate yang tinggi akan membuat segala sesuatu yang tampil pada layar tampak lebih halus, seperti saat menggulirkan teks atau timeline pada media sosial. Perbedaannya memang tidak terlihat jelas, tapi yang jelas ponsel akan terasa lebih smooth.

lrlo0cnxltpeqwboszjb-me-Yivf

Makin terasa lagi ketiga kita sedang memutar video, atau memainkan game yang memang optimal di refresh rate tinggi. Ini yang akan membedakan segalanya.

Intinya, semakin tinggi refresh rate, semakin mulus pergerakan gambar di layar, dan merasa lebih responsif karena layar bereaksi lebih cepat terhadap perintah pengguna.

Layar Samsung Galaxy Note20 Ultra dibekali dengan refresh rate 120Hz yang tidak biasa. Perangkat itu dilengkapi dengan panel AMOLED dengan teknologi variable refresh rate (VRR).

Samsung menyebutnya sebagai Adaptive Frequency. Fungsinya adalah mengurangi konsumsi daya secara otomatis saat refresh rate digunakan.

Rata-rata di smartphone, penggunaan refresh rate yang besar akan berujung pada konsumsi daya yang tinggi juga. Namun tidak demikian dengan Adaptive Frequency atau VRR. Teknologi ini akan menyedot konsumsi daya yang rendah saat diaktifkan karena layar akan secara otomatis menyesuaikan refresh rate, bergantung pada konten yang ditampilkan.

Artinya, ponsel akan secara otomatis menyesuaikan kecepatan refresh berdasarkan konten yang dikonsumsi. Misalnya saat sedang membaca teks. Pada saat ini kalian tidak akan membutuhkan refresh rate tinggi bukan? Ya makanya, ponsel akan menyesuaikan kebutuhan itu.

120-Hz-vs-60-Hz


Lalu ketika kalian sedang bermain game yang punya frame rate hingga 120 Hz, maka ponsel ini bisa langsung mengikutinya. Inilah yang akan membuat Galaxy Note20 lebih lebih hemat daya dibanding ponsel yang punya teknologi sejenis.

Karena biasanya, pada ponsel-ponsel sebelumnya, mesin akan tetap berjalan pada refresh rate tinggi meski konten yang sedang diakses tak membutuhkan itu. Ini bisa dibilang memang salah satu terobosan penting di Galaxy Note 20 series.

Selain itu, refresh rate memungkinkan kualitas video yang lebih jelas dan lebih halus saat bermain game dengan aksi cepat, atau menonton video. Smartphone yang ada saat ini banyak yang memiliki refresh rate 90Hz sampai 120Hz namun tidak dilengkapi dengan VRR yang canggih ini.

Dibandingkan dengan panel layar smartphone yang ada, panel Adaptive Frequency yang digunakan pada Galaxy Note20 Ultra akan mengkonsumsi daya hingga 22 persen lebih rendah.

Berkat Adaptive Frequency, layar akan secara otomatis beralih ke 120Hz saat memainkan game yang kompatibel, 30Hz untuk tugas umum seperti menulis email atau membaca teks, 10Hz saat melihat gambar diam dan media sosial, dan 60Hz saat menonton film. Lalu saat melihat-lihat foto di galeri, konsumsi daya-nya bisa dikurangi sampai 60 persen karena refresh rate yang dibutuhkan hanya 10Hz.

Dalam perangkat terbaru Samsung ini ada dua pengaturan refresh rate yang digunakan, yakni adaptive refresh rate 120Hz dan standar 60Hz. Lalu bagaimana men-setting refresh rate di Samsung Galaxy Note20 Ultra?

Masuk ke Pengaturan
-Pilih Display
-Masuk ke Motion Smoothness Lalu tinggal pilih, Adaptive untuk 120Hz atau -Standard untuk memilih 60Hz

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA