Realme Terus Tumbuh di Tengah Pandemi COVID-19

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Sabtu 10 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Realme indonesia mengklaim mencatat pertumbuhan positif di tengah kondisi ekonomi yang lesu karena pandemi virus corona.

Marketing Director Realme Indonesia Palson Yi, mengatakan dari sumber catatan internal pangsa pasar realme di Indonesia selalu meningkat setiap kuartal tahun ini di tengah pandemi virus corona.

"Pada 2020 kami mengalami peningkatan setiap kuartal," kata Palson Yi, saat acara bincang-bincang dengan wartawan secara virtual, Jumat (10/09/2020).

Catatan internal Realme Indonesia, mereka mengawali 2020 dengan pangsa pasar sebesar 12 persen, angkanya naik menjadi 14 persen pada kuartal kedua.

realme-growth

Pada kuartal ketiga 2020, pangsa pasar Realme kembali naik 16 persen. Palson merasa optimistis angka akan bertambah pada kuartal terakhir 2020 setelah mereka meluncurkan model 7 Pro, yang akan hadir bulan ini.

Dengan pencapaian ini, Realme Indonesia menargetkan bisa menjadi salah satu dari 3 produk gadget yang diminati di Indonesia.

Screenshot-142

Palson menambahkan, sepanjang 2020 kontribusi penjualan gadget di Indonesia makin meningkat di masa pandemi didorong dengan kebutuhan sekolah dari rumah yang diberlakukan karena pandemi COVID-19.

"Kami tidak memiliki data resminya, namun ini yang secara internal kami amati. Di beberapa gerai, banyak masyarakat mencari produk kami dan menanyakan mana yang paling cocok mendukung kegiatan belajar dari rumah," tutur Palson.

Ketika disinggung mengenai faktor yang menyebabkan pangsa pasar meningkat di tengah kondisi ekonomi yang cukup sulit karena pandemi, merek melihat karena seri C, produk kelas entry level, yang hadir di Indonesia cukup lengkap.

Kelengkapan seri C juga dipadukan dengan nama Realme yang sudah cukup akrab di telinga konsumen, setelah dua tahun hadir di Indonesia.

realme-series-smartophine2020

Mereka juga gencar promosi ke anak muda, pasar terbesar mereka, seperti mengadakan potongan harga untuk pelajar.

Palson mengaku saat ini belum memiliki data apakah ada korelasi antara sekolah dari rumah dengan pangsa pasar yang selalu naik tahun ini, namun, berdasarkan informasi yang mereka himpun dari lapangan, ponsel mereka diminati anak-anak muda karena berbaterai dengan kapasitas besar.

"Selain gadget, produk AIoT realme juga banyak dicari, contohnya adalah smart TV SLED. Saat baru launching, sudah habis 1.000 unit dan ukuran yang diminati 43 inchi," kata dia.

Realme menargetkan segmen AIoT bisa memberikan kontribusi 30% terhadap total pendapatan tahun ini. Perkembangan penjualan produk AIoT juga meningkat pesat dimana sampai kuartal III 2020 telah tumbuh 44% secara tahunan.

Di kuartal IV ini, Realme dalam waktu seger merilis seri terbarunya yaitu Realme 7 Pro di Indonesia. Smartphone ini digadang-gadang akan membawa kamera 64MP dan teknologi pengisian cepat Dart Charging 65W.

"Realme 7 Pro akan menjadi smartphone dengan pengisian paling cepat di segmen kelas menengah," ujar dia.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA