Perjalanan Kendaraan Niaga Mercedes di Indonesia

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Sabtu 10 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Tahun 2020 ini menandakan momentum penting perayaan 50 tahun keberadaan Mercedes-Benz di Indonesia.

Perjalanan pabrikan otomotif ternama Jerman ini di Tanah Air dimulai pada tahun 1970 dimana sebuah perusahaan joint venture antara Daimler-Benz AG, yakni PT Star Motors Indonesia dan PT Gading Mas diresmikan sebagai agen tunggal pemegang merek (ATPM) produk Daimler-Benz di Indonesia.

Selama 50 tahun eksistensinya di pasar Indonesia, Mercedes-Benz telah melayani pelanggan sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, melalui penawaran berbagai produk kendaraan niaga. Mulai dari produk bus terbaik Mercedes-Benz hingga jajaran truk berperforma terbaik dunia, seperti Axor, Actros, dan Arocs.

Saat ini, Mercedes-Benz menyediakan pilihan sebanyak 34 model truk dan bus untuk pelanggan di Indonesia.

Di awal 2020, Mercedes-Benz telah menyelenggarakan kegiatan spesial sebagai bagian dari perayaan ulang tahunnya yang ke-50 di Indonesia dengan mendonasikan replika mobil pertama di dunia, Benz Patent-Motorwagen, ke Museum Nasional Indonesia.

"Pada kesempatan istimewa ini, kami ingin berterima kasih kepada mitra lokal kami atas kepercayaan yang telah lama mereka berikan pada produk kami selama bertahun-tahun, komunitas truk dan bus yang telah mendukung kami, serta teman media. Dalam kesempatan kali ini, kami ingin berbagi dengan Anda perjalanan kami selama lima puluh tahun terakhir dan berkontribusi pada mobilitas di seluruh Indonesia," kata Jung Woo Park, Presiden Direktur Daimler Commercial Vehicles Indonesia.

"Kami tentu berharap dapat terus melayani Anda dengan inovasi teknologi terbaru kami, memberikan Anda solusi mobilitas terbaik untuk bisnis Anda - terutama saat kita memasuki era normal baru akibat pandemi COVID-19," dia melanjutkan.

Tonggak sejarah kendaraan niaga Mercedes-Benz di Indonesia

Mercedes-Benz memiliki sejarah panjang di Indonesia, negara terbesar di Asia Tenggara. Perjalanan ini dimulai pada 8 Oktober 1970, ketika Daimler-Benz AG selaku produsen mobil Mercedes-Benz, mendirikan PT Star Motors Indonesia sebagai agen tunggal pemegang produk Daimler-Benz AG di Indonesia.

Di tahun yang sama, PT German Motors Manufacturing didirikan sebagai fasilitas manufaktur dan perakitan baru untuk produk Daimler-Benz yang berlokasi di Tanjung Priok.

Pendirian PT Star Motors Indonesia dan PT German Motors Manufacturing secara resmi menandai dimulainya era baru Mercedes-Benz di Indonesia.

Pada tahun 1971, truk tipe L911 menjadi truk pertama yang diproduksi secara masal dari pabrik Mercedes-Benz di Indonesia. Segera setelah itu, PT Star Motors Indonesia mengumumkan ketersediaan truk dan bus diesel Mercedes-Benz 4-5-6 ton berkapasitas hingga 50 kursi.

Satu tahun setelah suksesnya perakitan dan peluncuran kendaraan niaga Mercedes-Benz, yakni pada tahun 1973, Mercedez-Benz memperkenalkan bus O 321 H sebagai pelopor bus canggih di Indonesia.

Pada tahun 1977, kantor purna jual Mercedes-Benz pindah ke Ciputat dan resmi berdiri pada tahun 1978. Fasilitas ini dilengkapi dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi.

"Kami mendirikan pusat pelatihan terbesar di negara ini dan menjadi pusat kompetensi pelatihan truk dan bus Mercedes-Benz di seluruh Asia. Mercedes-Benz menyediakan program pelatihan mekanik di 20 dealer Mercedes-Benz profesional di seluruh Indonesia sejak awal 1978. Dalam program pelatihan ini, calon mekanik Mercedes-Benz akan dilatih selama tiga tahun dengan kurikulum yang terdiri dari 20 persen teori dan 80 persen latihan praktek," papar Jung Woo Park.

Untuk mengakomodasi pertumbuhan produksi mobil penumpang dan kendaraan niaga, Mercedes-Benz mulai beroperasi di fasilitas perakitan lokal baru di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat pada tahun 1982. Diikuti dengan peluncuran generasi kedua OF 1113, bus bermesin depan pertama yang hadir di Indonesia pada tahun 1986. Bus ini menjadi sangat populer di kalangan perusahaan otobus di Indonesia karena mesinnya yang kuat dan ekonomis.

Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, Jawa Barat, saat ini merupakan lokasi PT Mercedes -Benz Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicle Manufacturing Indonesia, yang menjadi lokasi perakitan mobil penumpang (C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLS), truk (Axor) dan sasis bus Mercedes-Benz.

"Lebih lanjut lagi, kami telah berhasil memperluas jajaran produk kami untuk Indonesia dan melipat gandakan jumlah penjualan kami meskipun ada tantangan di pasar Indonesia. Saat ini, kami menawarkan kepada pelanggan kami di Indonesia 34 model truk dan bus Mercedes-Benz, termasuk produk bus terbaik kami ke jajaran truk berperforma terbaik dunia, seperti Axor, Actros, dan Arocs. Semua produk dan layanan kami tersedia melalui jaringan dealer kami dengan total 27 dealer di seluruh Indonesia," kata Jung Woo Park.

Mercedes-Benz pun berencana untuk bekerja sama dengan berbagai mitra diler guna melebarkan sayap ke kota-kota besar lainnya di Indonesia.

"Perayaan ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk selalu memberikan yang terbaik dalam melayani pelanggan kami di seluruh Indonesia, terutama untuk memenuhi kebutuhan kendaraan niaga untuk pembangunan Tanah Air," tutup Jung Woo Park.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA