Hyundai Bangun R&D Kendaraan Listrik di Singapura

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Rabu 14 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Singapura - Produsen kendaraan asal Korea Selatan, Hyundai Motor Co, mulai membangun pusat penelitian dan pengembangan (R&D) di Singapura yang akan menampung fasilitas produksi kendaraan listrik skala kecil.

Pada saat seremoni peletakan batu pertama, Selasa (13/10/2020), Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong mengatakan bahwa fasilitas tersebut dapat memproduksi hingga 30.000 kendaraan listrik (EV) setiap tahun pada tahun 2025 dan mewakili investasi sebesar US$295 juta.

Saat ini, Singapura adalah salah satu tempat termahal di dunia untuk membeli mobil dan negara ini tidak memiliki kapasitas produksi mobil. Namun, Singapura memiliki rencana untuk menghentikan kendaraan bensin pada tahun 2040.

"Aktivitas otomotif kembali menjadi populer di Singapura. EV memiliki rantai pasokan yang berbeda, lebih sedikit suku cadang mekanis dan lebih banyak elektronik, yang memainkan kekuatan Singapura," kata PM Lee yang dikutip dari Reuters, Rabu (14/10/2020).

Dalam hal ini, seorang juru bicara dari Hyundai masih belum bisa mengatakan belum memastikan kapasitas dari pabrik itu apakah 30.000 unit atau lebih.

"Kapasitas 30.000 unit itu belum bisa ditentukan pastinya, fasilitas itu akan rampung pada akhir 2022," kata Hyundai.

Fasilitas R&D di Singapura ini adalah bagian dari visi Hyundai yang memungkinkan pembeli kendaraan di masa depan menyesuaikan dan membeli kendaraan secara online menggunakan smartphone, sehingga produksi dapat sesuai permintaan.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA