Menikmati Pengalaman Huawei Mobile Services (HMS)

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Jumat 16 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Saat ini, smartphone bukan sekadar alat penunjang komunikasi, tetapi sudah bertransformasi menjadi sebuah perangkat yang rasanya sulit dipisahkan dari beragam aktivitas dan kebutuhan. Bahkan, sebagian besar orang telah menjadikannya sebagai penunjang gaya hidup.

Teknologi smartphone semakin canggih memudahkan manusia untuk memenuhi berbagai kebutuhan, baik yang berkaitan dengan pekerjaan, pembayaran, belanja, hiburan, hingga hal lainnya.

Beragam aplikasi hadir untuk memudahkan khalayak dalam beragam kebutuhan tersebut yang semuanya dapat diakses melalui smartphone. Semua hadir dalam genggaman dan semudah jari menyentuh permukaan layar.

Huawei pun menyadari hal tersebut dan berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi yang dapat dinikmati oleh konsumen, dan masyarakat luas.

"Kini, smartphone dan tablet Huawei menjalankan Huawei Mobile Services (HMS) dan AppGallery hadir sebagai toko aplikasi untuk mencari beragam aplikasi yang dibutuhkan konsumen. Huawei Mate 30 Pro merupakan smartphone Huawei pertama yang mengadopsi sistem ini dan kini produk-produk lainnya seperti P40, P40 Pro, P40 Pro+ dan nova 7 telah menggunakan HMS," kata Lo Khing Seng, Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Ekosistem telah mencapai pertumbuhan pesat secara global. Dengan peluncuran HMS Core 5.0 pada Juni 2020, ekosistem HMS sekarang sepenuhnya membuka kemampuan perangkat lunak dan perangkat keras inti untuk pengembang global, dengan 56 Kit dan lompatan nomor API menjadi 12.981.

Pada Agustus 2020, Huawei memiliki lebih dari 700 juta pengguna perangkat. Jumlah pengembang terdaftar di seluruh dunia telah mencapai 1,8 juta.

Lebih dari 96.000 aplikasi telah terintegrasi dengan HMS Core, dengan peningkatan 123 persen year-on-year. 73.000 aplikasi luar negeri telah diluncurkan di AppGallery, menunjukkan pertumbuhan 10 kali dari tahun ke tahunnya.

Sejak peluncuran globalnya pada April 2018, AppGallery tersedia di lebih dari 170 negara, dengan 490 juta pengguna aktif bulanan secara global per Agustus 2020, dan aplikasinya mendapatkan total unduhan sebanyak 261 miliar kali dari Januari 2020 hingga Agustus 2020.

Selain itu, kini Huawei pun memiliki Petal Search Widget Find Apps. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mencari dan mengunduh beragam aplikasi yang diinginkan.

Petal Search Widget Find Apps adalah merupakan mesin pencari yang berfungsi untuk mencari aplikasi dari berbagai sumber. Mesin pencari aplikasi ini sudah terhubung dengan AppGallery dan penyedia aplikasi dari pihak ketiga. Jadi, bisa dibayangkan seberapa luas jelajah pencarian aplikasi dari widget tersebut.

Beragam aplikasi top dalam negeri yang sering digunakan juga sudah hadir di AppGallery, seperti aplikasi telekomunikasi, e-commerce, pemerintahan, top bank, e-wallet, top media, edukasi, hiburan dan travel.

"Kami akan terus mengembangkan dan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak, untuk menghadirkan aplikasi terbaik dalam negeri untuk dapat diunduh dari AppGalllery," jelas Khing Seng.

Promo Spesial

Mulai 15 Oktober hingga 31 Oktober 2020, hadir promo spesial. Setiap pembelian Huawei P40 Pro+ seharga Rp18.499.000 akan mendapatkan hadiah langsung tablet Huawei MatePad T8 dan Huawei Band 3e.

Lalu untuk pembelian Huawei P40 Pro seharga Rp12.499.000 akan mendapatkan hadiah tablet Huawei MatePad T8.

Kemudian untuk pembalian Huawei nova 7 seharga Rp6.899.000, konsumen mendapatkan cashback senilai Rp900.000.

Untuk mendapatkan penawaran menarik pada special promo di Oktober ini, konsumen dapat langsung mendatangi Huawei High-end Experience Store di Jakarta, Serpong, Bandung, Medan, dan Surabaya, serta Erafone.

Promo juga dapat dinikmati di toko resmi Huawei di berbagai e-commerce, seperti Blibli, JD.ID, Lazada, dan Shopee.

"Program ini adalah penawaran special bagi konsumen Tanah Air yang menginginkan smartphone Huawei dan mendapatkan pengalaman menarik dari perangkat yang menjalankan Huawei Mobile Service (HMS)," tutup Khing Seng.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA