Optimal Belajar Daring dengan 'Guru' Kelas Pintar

TO
Oleh tim ototekno inilahcom
Rabu 21 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pembelajaran daring menjadi salah satu solusi ketika sekolah ditutup karena pandemi Covid-19. Melihat hal ini Platform edutech Kelas Pintar menghadirkan fitur tambahan bernama Guru. Fitur ini melengkapi layanan Tanya, Soal, dan Sekolah yang sebelumnya sudah lebih dulu hadir di aplikasi.

Guru sendiri merupakan layanan tambahan (add-on) yang bertujuan untuk menjadi pendamping belajar siswa di luar jam sekolah.

Lewat Guru, Kelas Pintar berharap pemahaman siswa akan materi yang sesuai kurikulum bisa lebih optimal dan berkesinambungan.

CEO dan Founder Kelas Pintar, Fernando Uffie mengatakan, kehadiran fitur ini diharapkan membantu siswa belajar di rumah mereka didampingi oleh guru ahli dari Kelas Pintar. Sementara ketika berada di jam sekolah, siswa mendapatkan bimbingan dari guru sekolah.

"Para siswa akan mendapatkan bimbingan langsung dari para
guru sekolah, dan selepas itu mereka bisa belajar dengan didampingi oleh guru" kata Uffie, dalam Peluncuran "guru" secara virtual melalui ZOOM Conference, Rabu (21/10/2020).

Secara konten, Guru di Kelas Pintar ini mengajarkan materi yang sama dengan yang diajarkan di sekolah. Tujuannya agar siswa bisa mendalami apa yang dipelajari di sekolah serta meningkatkan pemahaman siswa atas konsep pelajaran.

Layanan Guru dari Kelas Pintar akan membantu siswa untuk mengejar ketertinggalannya dengan cara belajar di luar jam sekolah.

Seperti pendampingan guru di sekolah, layanan Guru dari Kelas Pintar akan memberikan pendampingan belajar melalui Kelas, PR, Project Base Learning (PBL), hingga Ujian.

Layanan ini juga dilengkapi dengan informasi lengkap seperti jadwal, laporan, dan analisa belajar siswa untuk membantu siswa memahami dan meningkatkan kinerja belajar mereka.

Uffie lebih lanjut menjelaskan, karena materi yang dihasilkan sesuai dengan kurikulum yang dipakai Indonesia saat ini, Guru dari Kelas Pintar bukan untuk menegasikan peran guru di sekolah, melainkan membantu sekolah untuk menyampaikan kurikulum dengan lebih maksimal.

"Para guru di sekolah tidak bisa mendampingi belajar siswa 24 jam penuh, itulah kenapa kami meluncurkan layanan Guru di Kelas Pintar. Layanan ini menjadi pendukung bagi sekolah untuk menyampaikan kurikulum secara maksimal, melalui pendampingan belajar online di luar jam sekolah," tuturnya.

Sekadar informasi, saat ini layanan Guru dari Kelas Pintar bisa dinikmati oleh siswa SD di kelas 4, 5, 6 untuk pelajaran Matematika dan Tematik. Sementara untuk siswa SMP mulai kelas 7, 8, dan 9 bisa menikmati layanan ini mulai dari pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, Bahasa Indonesia, IPA Terpadu, dan IPS Terpadu.

Siswa SMA, dari kelas 10, 11, dan 12 bisa mendapatkan layanan Guru untuk pelajaran Kimia, Matematika, Fisika, Bahasa Inggris, Biologi, Bahasa Indonedia, dan Matematika IPA.

Seperti halnya di sekolah, semua materi pelajaran dijanjikan akan diajarkan oleh para Guru di Kelas Pintar secara lengkap per topik pembahasan.

Layanan Guru bisa dinikmati gratis oleh seluruh pengguna paket Kelas Pintar Regular dan paket Soal dalam bentuk layanan tambahan atau add-on dengan cara mengaktifkan di web maupun aplikasi.

Layanan add-on Guru bisa diaktifkan semua pengguna Kelas Pintar yang sudah berlangganan paket Soal dengan 4 opsi berlangganan. Mulai 1 bulan dengan biaya Rp 320 ribu, 3 bulan Rp 750 ribu, 6 bulan Rp 1.150.000, dan 12 bulan sebesar Rp 1,5 juta.

Sementara untuk Kelas Pintar Plus adalah paket Kelas Pintar Reguler dikombinasikan dengan Guru dari Kelas Pintar. Layanan ini berlaku untuk semua pengguna Kelas Pintar yang belum memiliki paket berlangganan utama.

Untuk langganan 1 bulan dikenakan biaya RP 840 ribu, 3 bulan sebesar Rp 2 juta, 6 bulan Rp 3,1 juta, dan 12 bulan sebesar Rp 4 juta dan untuk siswa yang belum pernah mengakses guru dari Kelas Pintar
juga dapat mencoba secara gratis selama 7 hari (trial) melalui aplikasi kelas pintar dan web.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA