Sejak Pandemi, Peminjam Uang Online Naik 40%

TA
Oleh taufiqqurakhman
Kamis 22 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Pandemi COVID-19 memang merontokkan roda perokonomian. Banyak pula orang yang terkena pemotongan gaji dan PHK. Sehingga banyak yang meminjam uang ke layanan fintech.

Dalam acara webinar 'Tetap Cuan di Kala Pandemi' yang digelar pada Rabu (21/10/2020), SVP Head of Corporate Affairs di UangTemanRoberto Sumabarta mengatakan bahwa sejak Maret 2020 dan awal pandemi terjadi lonjakan peminjaman uang ke layanan mereka sebesar 40 persen.

UangTeman merupakan platform pinjaman online yang fokus aktivitasnya adalah menyalurkan pinjaman mikro tanpa jaminan kepada masyarakat yang masuk dalam kategori bank underserved dan unbankable.

Dua kategori itu merupakan kelompok masyarakat yang selama ini masih belum bisa mendapatkan akses pada kredit institusi keuangan seperti perbankan, asuransi, maupun lembaga pembiayaan.

"Tapi tentunya layanan kami juga tidak bisa sembarangan beri pinjaman, karena hanya sekitar 10 persen dari Borrower (peminjam) yang kami kabulkan pinjamannya. Hal itu dilakukan karena UangTeman juga harus bertanggung jawab kepada para Lender (investor) kami," terang Roberto.

Di era pandemi ini, UangTeman juga baru menambah dua produk layanan, yakni Installment (jangka waktu peminjaman hingga tiga bulan) dan Lite Installment (jangka waktu peminjaman hingga enam bulan).

"Jumlah uang yang dipinjam juga mengalami peningkatan, yakni Rp20 juta," tambah Roberto.

Dia mengklaim kalau layanan UangTeman gampang untuk digunakan. "Aplikasinya juga ramah pengguna," imbuhnya.

UangTeman berdiri sejak tahun 2015. Kunjungi situs mereka di https://uangteman.com/ dan unduh aplikasi mobile-nya di Google Play.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA