7 Tips Menghindari Penipuan via Ponsel

IN
Oleh inilahcom
Senin 26 Oktober 2020
share
 

SINDIKAT kejahatan banyak yang memanfaatkan ponsel Anda sebagai celah untuk melakukan penipuan dengan berbagai modus. Bagaimana cara menghindarinya?

Sejumlah modus diketahui dalam melakukan penipuan ini. Ada SMS pura-pura Anda menang undian. Ada lagi panggilan telepon yang ujungnya menggiring kita mengirim kode OTP. Beberapa modus begitu tampak meyakinkan, padahal di balik itu ada jebakan yang jahat.

Lantas bagaimana kita bisa menghindari kejahatan semacam itu? Kami pun menghimpun sejumlah cara yang bisa Anda coba:

1. Waspada dengan nomor tidak dikenal

Semua teman dan keluarga Anda pasti sudah disimpan nomornya di ponsel Anda. Kalau ada nomor yang tidak dikenal menelepon Anda, patutlah waspada. Jika yang bersangkutan memang ada keperluan dengan Anda, biasanya dia akan lanjut mencoba menghubungi lewat WhatsApp.

2. Abaikan nomor telepon yang 'aneh'

Apabila Anda tiba-tiba ditelepon dengan nomor yang bukan diawali +62, jangan buru-buru diangkat. Atau ada beberapa miscall ke ponsel Anda, tapi nomornya mirip-mirip. Biasanya ini nomor spam, abaikan saja.

3. Waspada jika penelepon tidak tahu nama Anda

Walaupun telemarketing itu menyebalkan, mereka biasanya masih punya nama Anda, misalnya data dari bank. Namun, jika Anda menerima telepon dan penelepon mengajak bicara tanpa tahu nama Anda, maka waspadalah.

Biasanya mereka justru akan bertanya dengan siapa dia bicara. Dari pada Anda menjawab, tanya balik saja dia siapa. Jika dia menjawab dengan gelagapan, matikan saja teleponnya.

4. Tidak jelas dalam menyampaikan informasi

Kembali ke soal telemarketing, meskipun mereka cukup mengganggu, mereka masih punya tata kalimat runut. Memang itu adalah hafalan, tapi setidaknya jadi pembeda dengan penipuan lewat telepon.

Biasanya mereka mengajak Anda terburu-buru supaya tidak sempat berpikir panjang. Atau, mereka meminta Anda melakukan sesuatu, di situlah patut curiga sepenuhnya.

5. Jangan terpancing memberikan informasi

Jika ada penelepon misterius dan lalu dia meminta informasi dari Anda, misalnya menanyakan nama, alamat dan kode-kode yang sifatnya privasi, tak perlu ragu, langsung saja Anda tolak.

6. Waspada manipulasi 'magis'

Bukan sejenis hal mistis, 'magis' adalah manipulasi psikologis. Penipu biasanya akan mempermainkan perasaan korban, misalnya membuat panik atau takut.

Terkadang, korban sudah diincar dulu dengan informasi minimum lalu dibikin panik dengan kabar musibah atau masalah hukum yang menimpa keluarga atau teman. Jangan lekas percaya. Lebih baik tutup telepon dan cari konfirmasi sendiri.

7. Gunakan aplikasi pendeteksi nomor telepon

Cara paling praktis untuk menghindari penipuan lewat telepon adalah memasang aplikasi pendeteksi nomor telepon. Ada banyak pilihannya di Android dan iOS, silakan pakai yang paling cocok buat Anda.

Jika ada telepon masuk ke ponsel, aplikasi ini akan memunculkan nama apakah ia penipu, debt collector, telemarketing atau memang seseorang yang Anda kenal. Anda pun jadi tenang ketika di telepon orang. Tinggal lihat saja apa tulisannya.

Anda juga bisa melaporkan nomor telepon penipu dan akan masuk database di aplikasi tersebut sehingga pengguna lain pun waspada.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA