Gandeng Riliv, Sudah Dong, Mom Sweet Moms

Instagram Rilis Fase Lanjutan Kampanye #REALTALK

IN
Oleh inilahcom
Rabu 28 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Memahami kebutuhan anak muda mengenai pentingnya menjaga kesehatan pikiran di tengah pandemi, Instagram meluncurkan kampanye kesehatan mental bertajuk #REALTALK pada Mei lalu.

Dari kampanye ini, Instagram menemukan bahwa anak muda seringkali mengalami kesulitan saat ingin membicarakan isu kesehatan mental dengan orang tua mereka.

Berangkat dari temuan tersebut, Instagram meluncurkan fase lanjutan dari kampanye #REALTALK. Selain melanjutkan kolaborasi dengan aplikasi kesehatan mental Riliv dan Komunitas Anti-Bullying Sudah Dong, Instagram juga memperkenalkan mitra barunya yaitu komunitas parenting, Mom Sweet Moms.

Dalam kampanye #REALTALK ini, Instagram bersama dengan Mom Sweet Moms, Riliv, dan Sudah Dong akan fokus meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua seputar isu-isu kesehatan mental guna membantu anak remaja mereka mencari pertolongan profesional yang dibutuhkan dan mematahkan stigma negatif tentang kesehatan mental.

"Kampanye #REALTALK yang kami luncurkan pada Mei lalu mendapatkan respon yang positif dari anak muda di Indonesia. Kami melihat ada kenaikan sebesar 50 persen pada jumlah download aplikasi Riliv setelah #REALTALK diluncurkan. Dalam jangka waktu tiga bulan, booklet #REALTALK juga telah di-download sebanyak 9.600 kali," kata Philip Chua, Kepala Kebijakan Publik Instagram Asia Pasifik, dalam keterangannya kepada INILAHCOM.

Dia menyebut bahwa pihaknya juga menemukan ada lima isu terkait kesehatan mental yang sering dialami oleh remaja, seperti rasa insecure, adanya kesulitan untuk berbicara mengenai kesehatan mental kepada orang tua, malu dengan kondisi mental yang mereka alami, kecemasan dan perundungan.

Data-data tersebut, menurut Chua, mendorong pihaknya untuk melanjutkan upaya dalam mematahkan stigma negatif tentang kesehatan mental. Instagram pun percaya bahwa orang tua memiliki peranan penting dalam membantu mematahkan stigma negatif kesehatan mental di kalangan remaja.

"Melalui fase lanjutan kampanye #REALTALK, kami ingin mengajak para orang tua untuk lebih memahami serta mendukung kondisi kesehatan mental anak remaja mereka terutama di masa-masa sulit ini," ucap Chua.

Adapun beberapa kegiatan yang akan diluncurkan oleh Instagram dan para mitra melalui kampanye #REALTALK, di antaranya adalah:

- Instagram akan bekerja sama dengan Mom Sweet Moms dan Riliv untuk membuat tiga seri IGTV #REALTALK guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman orang tua seputar isu kesehatan mental dalam keluarga guna membantu anak remaja mereka mencari pertolongan.

Seri IGTV ini akan menghadirkan mitra psikolog Riliv, para anggota Mom Sweet Moms (Ersa Mayori, Meisya Siregar, Mona Ratuliu, Novita Angie, dan Ria Finola) beserta dua putri anggota Mom Sweet Moms (Naura Ayu dan Mima Shafa).

- Melanjutkan kerja sama dengan Sudah Dong untuk mengadakan acara penyuluhan anti-bullying secara virtual di beberapa sekolah serta menyebarkan booklet #REALTALK di kalangan anak muda untuk membantu mereka membangun interaksi positif dan menjaga keamanan mereka baik secara online maupun offline.

Booklet #REALTALK dapat diakses di situs Sudah Dong.

- Instagram meluncurkan pembaruan Panduan Instagram untuk orang tua yang akan menjadi sumber informasi bagi orang tua di Indonesia.

Dalam pembaruan Panduan Instagram untuk orang tua ini, Instagram menambahkan lebih banyak informasi mengenai fitur-fitur keamanan Instagram yang baru-baru ini diluncurkan, tips membangun percakapan dengan anak seputar kesehatan mental serta memahami pentingnya membatasi waktu yang dihabiskan oleh anak untuk mengakses platform online.

Pembaruan Panduan Instagram untuk orang tua akan segera tersedia secara gratis di akun Instagram @momsweetmoms dan para anggotanya.

Memastikan anak muda merasa aman dan nyaman saat mengakses Instagram adalah komitmen berkelanjutan Instagram. Salah satu fitur keamanan Instagram yang diluncurkan tahun lalu, Batasi, kini telah digunakan oleh lebih dari 35 juta akun Instagram secara global.

Selain itu, setelah Instagram meluncurkan pembaruan yang memungkinkan pengguna untuk menghapus beberapa komentar, memblokir maupun membatasi beberapa akun sekaligus beberapa bulan lalu, Instagram melihat telah ada lebih dari 3,5 juta akun yang menggunakan fitur tersebut guna mengurangi interaksi negatif di profil mereka.

Ke depannya, Instagram akan terus meluncurkan berbagai program maupun fitur untuk meningkatkan interaksi positif di Instagram serta menjaga keamanan para pengguna.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA