Schneider Dorong Solusi Digital Pelaku Industri

IN
Oleh inilahcom
Rabu 28 Oktober 2020
share
 

INILAHCOM, Jakarta - Schneider Electric menyerukan percepatan transformasi digital dan elektrifikasi sebagai prioritas utama bagi para pemimpin dunia, dalam mengatasi krisis iklim dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi.

Pesan ini menjadi agenda utama dalam pagelaran Innovation Summit East Asia 2020 yang akan diselenggarakan pada Rabu pekan depan (4/11/2020) secara virtual untuk Kawasan Asia Timur yang meliputi Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Taiwan dan Jepang.

Innovation Summit East Asia merupakan bagian dari Innovation Summit World Tour 2020, rangkaian acara virtual besar dari 8 Oktober hingga 26 November, yang menghubungkan para pemimpin, visioner, pakar, inovator, mitra, dan pelanggan secara global dalam menemukan solusi digital terbaru untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Chairman and CEO Schneider Electric Jean-Pascal Tricoire menyatakan, perusahaan mendorong pelaku industri untuk mempercepat transformasi digital, agar lebih siap dalam menghadapi pergolakan yang disebabkan oleh krisis iklim dan pandemi global yang melanda dunia pada tahun ini.

"Seluruh dunia, hanya dalam beberapa bulan, hidup kita telah berubah, dan digitalisasi telah membantu kita beradaptasi dengan normal baru," ujarnya, Selasa (27/10/2020).

Menunut Pascal, pengoperasian jarak jauh dapat menjaga kelangsungan bisnis, memperkuat ketahanan, menawarkan wawasan untuk mengantisipasi dan beradaptasi dengan lebih baik.

"Inovasi dan konektivitas digital telah mengubah cara kita bekerja dan hidup bersama, dan secara positif mengubah dampak aktivitas kita terhadap lingkungan, mendorong pemulihan ekonomi dan keberlanjutan untuk kita semua," tandasnya.

Innovation Summit, perhelatan tahunan unggulan Schneider ini kini memasuki tahun kelima. Acara tahun ini menjadi yang pertama dilakukan secara online dan interaktif - satu acara global diikuti dengan sepuluh acara regional.

Pada kesempatan ini para peserta dari seluruh dunia dapat mempelajari lebih lanjut mengenai peran penting elektrifikasi, digitalisasi, inovasi, manajemen energi, dan otomasi industri dalam transisi menuju dunia yang rendah karbon untuk membatasi kenaikan pemanasan global hingga 1,5 derajat celcius.

Di sisi lain, Schneider Electric menjadi mitra bagi Lintasarta Technopark Data Center, kolokasi data center tier 3 untuk mendukung transformasi digital pelanggan di seluruh industri termasuk keuangan, telekomunikasi, dan minyak dan gas.

Business Vice President Secure Power Division Schneider Electric Indonesia dan Timor Leste, Yana Achmad Haikal, mengatakan, kerja sama Schneider Electric dengan Lintasarta telah dibangun sejak lama.

"Solusi Schneider Electric sebelumnya telah digunakan di dua lokasi data center lainnya yaitu TB Simatupang Jakarta dan Jatiluhur Jawa Barat. Kami bangga dapat memperluas kemitraan kami dalam pengembangan data center terbaru Lintasarta di Technopark," kata Yana.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA