Tips Berkendara Aman dan Nyaman Ketika Hujan

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 07 November 2020
share
 

SEBAGIAN besar daerah di Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Dalam beraktivitas sehari-hari, terutama ketika berkendara di saat hujan membutuhkan persiapan tersendiri.

Mulai dari persiapan fisik karena membutuhkan konsentrasi ekstra, kondisi mobil, hingga memahami teknik mengemudi yang baik.

Berikut tips dari Astra Daihatsu Motor (ADM) mengenai berkendara aman dan nyaman dalam kondisi hujan:

1. Persiapan Diri

- Anda harus memastikan kondisi kesehatan tubuh karena merupakan aspek terpenting dalam beraktivitas, terlebih ketika akan berkendara.

- Kalimat 'Sedia Payung Sebelum Hujan' bukan sekedar pepatah, tapi juga berarti secara harfiah. Sediakanlah payung di dalam mobil, karena tempat tujuan tidak selalu memiliki fasilitas atap kanopi. Sehingga, Anda dapat melindungi tubuh dari guyuran air hujan ketika turun dari mobil.

- Membawa atau menggunakan baju hangat ketika akan berkendara, dan untuk berjaga-jaga Anda pun dapat membawa alas kaki atau sandal cadangan di dalam mobil.

2. Persiapan kendaraan

- Periksa kondisi ban, jika karet ban sudah tipis, sebaiknya segera ganti. Alur ban yang masih baik membantu kita untuk terhindar dari risiko melayang di atas air (aquaplaning) dan tergelincir (slip) ketika hujan.

- Cek kondisi karet wiper. Komponen ini sangat penting dalam menyapu air terutama bagian kaca depan demi menjaga visibilitas Anda dalam berkendara. Periksalah Karet Wiper secara berkala, apabila sudah getas dan sapuannya tidak bersih gantilah dengan yang baru di bengkel resmi.

- Pastikan semua lampu kendaraan berfungsi dengan baik. Komponen ini akan sangat membantu dalam memberikan visibilitas baik bagi Anda atau pun pengendara lainnya.

3. Selama berkendara

- Nyalakan lampu ketika hujan deras, karena pandangan di jalanan biasanya kurang jelas, sehingga lampu kendaraan, khususnya lampu rem akan sangat membantu Anda dan memberi tanda untuk pengendara lain di belakang.

- Menjaga kecepatan dan jarak dengan kendaraan lain dapat memberi jarak dan waktu yang cukup bagi kita untuk bereaksi terhadap manuver pengendara lain yang mendadak, juga dapat memberikan waktu bagi Anda dalam menghindari genangan air yang dapat menyebabkan mobil melayang di atas air (aquaplanning).

- Perlu kita ketahui bahwa lampu hazard hanya digunakan hanya untuk darurat berhenti di bahu jalan. Oleh karena itu, jangan menyalakan lampu hazard ketika hujan, hal ini dapat mengganggu konsentrasi dan menyulitkan pandangan pengendara lainnya, khususnya di belakang kita.

Pengendara lain di belakang pun menjadi tidak peka saat kita memperlambat laju kendaraan dan menjadi tidak tahu ketika kita akan berpindah jalur atau berbelok arah.

"Kami berharap, melalui sharing tips ini, Sahabat dapat tetap beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman ketika dalam kondisi hujan. Sahabat juga dapat memastikan kendaraannya agar selalu dalam kondisi prima dengan melakukan service rutin di bengkel resmi Daihatsu terdekat," tutur Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division ADM.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA