Samsung dan Huawei Pimpin Pasar Smartphone 5G

IN
Oleh inilahcom
Sabtu 21 November 2020
share
 

INILAHCOM, Shanghai - Samsung Galaxy Note20 Ultra 5G menjadi smartphone berteknologi 5G terlaris di dunia saat ini, berdasarkan hasil studi pasar ponsel pintar global Counterpoint Research.

Perangkat unggulan milik perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu di sebagian besar negara di dunia dijual dengan chipset prosesor Snapdragon 865, meski pasar Eropa harus puas dengan versi Exynos 990. Catatan Counterpoint Research, Samsung Galaxy Note20 Ultra 5G mengambil 5 persen dari pangsa pasar.

Tepat di bawah Samsung Galaxy Note20 Ultra 5G terdapat dua model smartphone milik Huawei, yakni Huawei P40 Pro di peringkat kedua (4,5 persen pangsa pasar) Huawei nova 7 (4,3 persen pangsa pasar).

Untuk Huawei nova 7, seperti dilansir Gizchina, penjualan global ini bisa dikatakan sama dengan China, karena smartphone tersebut memang tidak dijual di luar 'kampung halamannya' itu.

Sementara itu, dua flagship lain milik Samsung menutup posisi lima teratas, yakni Galaxy Note20 5G dan GalaxyS20+ 5G yang masing-masing dengan pangsa pasar 2,9 persen dan 2,4 persen.

Namun, perlu diperhatikan, kekuatan di pasar dapat berubah secara signifikan bulan ini, mengingat Huawei Mate 40 dan lini iPhone 12 mulai dijual. Empat varian iPhone 12 memiliki peluang untuk menghancurkan pasar jika dilihat dari kepopuleran pendahulunya.

Raksasa teknologi asal China, Huawei, menjadi salah satu produsen smartphone teratas secara global. Terlepas dari ketidakpastian seputar bisnis ponsel pintarnya secara global, bisnis ini masih terus berlanjut. Jika bisnis ponsel pintarnya di Eropa dan wilayah lain sedang turun, tidak demikian di China.

Menurut analis Counterpoint Research, bisnis smartphone Huawei sedang 'panas-panasnya'. Kinerja di China mengimbangi kekecewaan dari belahan dunia lain.

Sementara menurut laporan terbaru dari lembaga riset pasar IDC, Huawei memiliki lebih dari 50 persen pangsa pasar smartphone 5G China, laporan untuk kuartal ketiga tahun 2020.

Hal ini berarti, pangsa pasar produsen smartphone 5G lainnya di China jika digabungkan pun tidak dapat menyaingi Huawei. Produsen ponsel populer, seperti OPPO dan vivo masing-masing memiliki pangsa pasar 16,2 persen dan 14,5 persen. Sementara, Xiaomi dan Realme masing-masing memiliki 9,2 persen dan 0,9 persen.

Namun, untuk mempertahankan angka ini menjadi tugas berat bagi Huawei. Seiring bertambahnya opsi dari smartphone 5G produsen China lainnya, pangsa Huawei kemungkinan besar akan berkurang.

Selain itu, peluncuran iPhone 5G perdana Apple di China juga diperkirakan akan mengambil bagian dari pangsa pasar smartphone 5G Huawei di negeri Tirai Bambu itu.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA