Gemar PUBG? Intip Fakta Menarik Mengenai Game Ini

IN
Oleh inilahcom
Selasa 01 Desember 2020
share
 

PUBG atau PlayerUnknown's Battlegrounds merupakan salah satu game yang dirilis pada Maret 2017 lalu. Sejak awal perilisannya tersebut, tak butuh waktu lama bagi PUBG untuk masuk dalam jajaran game yang populer.

Sebuah data Steam Charts menunjukkan bahwa PUBG sudah dimainkan oleh lebih dari tiga juta pemain pada awal tahun 2018. Data ini sudah sangat menunjukkan bagaimana populernya game Battle Royale yang satu ini. Melihat kesuksesan PUBG ini, banyak developer yang mulai berlomba-lomba untuk merilis sebuah game Battle Royale. Tak jarang juga beberapa game populer mulai menghadirkan mode serupa, seperti yang dilakukan oleh Call of Duty.

Selain menawarkan pengalaman bermain yang memang seru, game satu ini juga dilengkapi dengan aneka item spesial yang bisa menunjang karakter Anda. Di mana untuk bisa membeli aneka item spesial tersebut, pemain harus melakukan top up PUBG terlebih dahulu. Meski harus mengeluarkan uang untuk mempercantik karakter miliknya, banyak pemain yang tak mempermasalahkan hal ini. Terlihat dari banyaknya pemain yang berlomba-lomba untuk tampil keren dibandingkan pemain lainnya. Dengan kata lain, melakukan top up ini bisa membuat permainan terasa semakin seru.

Berbicara mengenai PUBG, tahukah Anda jika game populer satu ini menyimpan banyak fakta menarik? Sekalipun sudah memainkan PUBG sejak awal perilisannya, dipastikan masih banyak fakta menarik yang tidak Anda ketahui. Yuk simak aneka fakta menarik PUBG berikut ini.

Dibuat oleh Seorang Fotografer
Percaya nggak percaya, Brendan Greene yang merupakan sosok dibalik terciptanya PUBG awalnya adalah seorang fotografer dan desainer grafis, lho. Barulah beberapa tahun kemudian, Greene dia mulai terjun ke dunia pengembangan game. Keahliannya dalam mendesain grafis inilah yang dimanfaat untuk mendesain sebuah game. Mengingat saat itu dia memasuki usia 30 tahun-an, terbilang terlambat untuk terjun ke dunia pengembangan game.

Sebelumnya akhirnya mengembangkan PUBG, Greene terlebih dahulu mengembangkan mod untuk DayZ dan Arma. Selanjutnya Sony Online Entertainment mengajak Greene bekerja sama dalam pengembangan H1Z1: King of the Kill. Ilmu yang dia dapat dalam pengembangan itulah yang membuatnya yakin untuk mengembangkan gamenya sendiri, yakni PUBG.

Asal Muasal Nama PUBG
Pernahkah terlintas di benak Anda bagaimana asal muasal nama PUBG? Sesuai dengan kepanjangannya, kata Battle Ground disini memiliki arti sebuah pertempuran. Digunakannya kata ini dikarenakan Greene merupakan sosok gamer yang sangat gigih. Sehingga tak heran jika game ini erat kaitannya dengan kegigihan sebelum akhirnya bisa memenangkan pertandingan. Untuk kata Player Unknown merupakan sebutan untuk para pemain yang memainkan game PUBG ini.

Bukan Pelopor Game Battle Royale
Jika Anda beranggapan bahwa PUBG merupakan pelopor game Battle Royale, anggapan ini tentu salah. Pasalnya, pelopor game Battle Royale yang sesungguhnya adalah Mod Arma dan DayZ. Di mana Greene juga memiliki andil dalam pengembangan game tersebut. Istilah Battle Royal terinspirasi dalam film Jepang dengan judul yang sama. Film yang diadaptasi dari novel tersebut bercerita tentang pertempuran sampai mati guna mengontrol jumlah populasi.

Pernah Memegang Rekor
Mengingat game ini sangatlah populer tentu tidak heran jika PUBG pernah memenangkan rekor dunia. Bahkan, pada tahun 2017 lalu, PUBG pernah menyandang gelar sebagai game yang paling sering dimainkan di dunia, lho. Meski saat itu PUBG baru dirilis, namun sudah tercatat sebanyak 3.106.358 orang yang memainkan game ini. Mungkin salah satunya adalah Anda? Tak berhenti disitu saja, hingga saat ini, PUBG juga masih masuk dalam jajaran game yang paling banyak dimainkan, sekalipun hanya berada di lima besar. Banyaknya jumlah pemain PUBG dikarenakan game ini disukai oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Asal Sebutan "Winner Winner Chicken Dinner"
Saat berhasil memenangkan pertandingan dan menjadi "One Man Standing", kemenangan Anda ini disebut dengan "Winner Winner Chicken Dinner". Lantas dari masa asal istilah ini? Kalimat ini diadaptasi dari tahun 1920-an lalu, di mana saat itu sedang marak perjudian di Amerika Serikat. Siapa yang memenangkan perjudian secara berturut-turut tentu akan langsung mendapatkan uang. Di mana uang tersebut kemudian bisa digunakan untuk membeli ayam sebagai lauk makan malam. Nah, dari sinilah istilah "Winner Winner Chicken Dinner" muncul dan digunakan oleh Greene. Namun, jika istilah kemenangan ini pertama kali muncul pada game mod-nya.

Kehadiran Bot di PUBG Mobile
Tak hanya bisa dimainkan pada perangkat PC, gamers juga bisa memainkan game populer ini menggunakan perangkat mobile. Saat memainkannya pada perangkat mobile, Anda akan bertemu dengan musuh yang seakan tak bergerak atau bahkan mudah ditembak. Nah, sosok seperti ini disinyalir sebagai bot. Kehadiran bot ini akan lebih sering ditemui oleh para pemain baru dalam PUBG. Pihak developer mengaku jika kehadiran bot didapatkan dari hasil artificial intelligence yang buruk oleh para pemain. Sayangnya, beberapa orang beranggapan jika kehadiran bot malah membuat suasana permainan menjadi tak seru.

Tak Banyak Lakukan Iklan
Untuk bisa mendapatkan banyak pemain, game yang ada di Play Store kerap melakukan pemasangan iklan. Hal ini tentu bertujuan sebagai pengenalan serta menarik minat gamers untuk mengunduh aplikasi. Namun, tahukah Anda jika PUBG merupakan salah satu game yang tak banyak mengeluarkan uang untuk urusan iklan. Hanya dengan mengandalkan strategi word of mouth, game ini sudah sangat populer di seluruh dunia. Hal ini juga semakin ditunjang dari banyaknya youtuber gaming yang sering melakukan streaming saat bermain PUBG.

Asal Nama Erangel
Seperti yang Anda ketahui, di PUBG terdapat beberapa pilihan peta yang bisa Anda pilih untuk bertarung, salah satunya yakni Erangel. Sebagai peta yang pertama kali ada, peta ini menjadi yang paling populer dibandingkan dengan peta lainnya. Menariknya, di balik nama Erangel ada maksna yang tersembunyi di baliknya, lho. Di mana nama ini diadaptasi dari anak perempuan Greene yang bernama Eryn. Nama tersebut kemudian digabungkan dengan kata Angel hingga akhirnya menjadi Erangel. Adanya fakta ini menunjukkan jika Greene merupakan sosok yang penyayang, ya. Saat sedang mengembangkan game saja dia mengingat nama sang anak.

Pochinki Ada di Dunia Nyata
Di peta Erangel, Anda bisa menemukan berbagai macam nama daerah di dalamnya, salah satunya yakni Pochinki. Dibandingkan dengan daerah yang lain, Pochinki merupakan darah yang sangat populer. Banyaknya gedung yang ada di Pochinki membuatnya seringkali dijadikan sebagai tempat persembunyian oleh para pemain. Tak heran jika banyak orang yang memilih untuk turun di daerah ini.

Berbeda dengan nama Erangel, Pochinki merupakan nama yang benar-benar ada di dunia nyata, lho tepatnya berada di Rusia. Di mana tempat ini merupakan sebuah museum yang pernah ditinggali oleh Leo Tolstoy, seorang penulis yang terkenal. Selain Pochinki, dipastikan masih ada daerah di dunia nyata yang juga dijadikan sebagai nama daerah pada peta PUBG.

Ada Tempat Spesial di Erangel
Masih berbicara mengenai peta Erangel, pernahkah Anda mengunjungi daerah yang disebut dengan Zharki? Daerah ini disebut-sebut sebagai tempat yang paling spesial pada peta Erangel. Berbeda dengan daerah lainnya, di Zharki Anda bisa melihat dedaunan yang berjatuhan dari pohon serta bunga bermekaran yang indah. Tak hanya itu, Anda juga bisa menemukan sebuah karpet dengan keranjang piknik yang lengkap di atasnya. Jika Anda dekati karpet tersebut, akan langsung terdengar sebuah lagu. Saat mengunjungi peta Erangel, jangan lupa cari tempat spesial ini, ya.

Pernah Membuat Marah Penggemar
Meski masuk dalam jajaran game populer yang kerap di elu-elukan, bukan berarti PUBG tak pernah membuat penggemar marah, ya. Sebaliknya, game ini pun pernah membuat kontroversi yang berujung amarah dari para penggemar. Pasalnya, Greene pernah menyampaikan kepada publik bahwa dirinya tidak akan memasukkan mikrotransaksi pada game PUBG. Nyatanya, hal itu berbanding terbalik dengan apa yang terjadi pada Juli 2017. Di mana Greene menambahkan sebauh loot box yang bisa dibuka dengan membeli sebuah kunci.

Pemain harus membayar kunci tersebut menggunakan uang sungguhan jika tertarik ingin membuka loot box. Mengetahui banyak penggemarnya yang marah dengan keputusan Greene, dirinya langsung menyampaikan permohonan maaf melalui Steam. Dalam permohonan maaf tersebut, Greene juga berkata jika hal ini terjadi karena adanya kesalahan komunikasi. Meski begitu, tetap saja penggemar dibuat marah dan merasa dikhianati oleh game favoritnya. Namun, nyatanya hal ini pun tak mengurangi kepopuleran yang dimiliki PUBG.

Banyak Pemain Kena Banned
Di game apapun tentu akan selalu ada yang namanya tindak kecurangan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. Hal ini juga terjadi pada PUBG, di mana sejak perilisannya hingga saat ini banyak bermunculan pada cheater yang membuat jalannya permainan menjadi tak seru. Esensi pertempuran yang gigih seakan hilang, dengan kehadiran para cheater tersebut.

Kabar baiknya, PUBG nggak tinggal diam dengan berbagai kecurangan yang terjadi. Game ini juga telah dilengkapi dengan software anti-cheat di dalamnya. Adanya software ini bisa membuat para pemain mengajukan laporan pada aktivitas atau pemain yang dianggap melakukan kecurangan. Banyaknya laporan yang muncul membuat PUBG pernah nge-ban lebih dari satu juta akun pada tahun 2017 lalu. Di tahun selanjutnya, jumlah akun yang kena ban oleh PUBG lagi-lagi mencapai angka lebih dari 1 juta.

Tak hanya melakukan ban pada pemain yang melakukan kecurangan, ban juga dilakukan PUBG Corporation pada mereka yang telah mengembangkan software cheat untuk PUBG. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 120 tim pengembang software cheat yang telah di ban oleh PUBG. Apa yang dilakukan PUBG ini tentu membuat Anda bisa sedikit bernafas lega karena permainan nantinya bisa tetap aman dan suportif. Bermain dengan para cheater tentu nggak akan menyenangkan, bukan? Dan PUBG Corporation tahu akan hal itu.

Itulah beberapa fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui. Dengan mengetahui banyak fakta menarik tersebut, tentu permainan Anda nantinya bisa semakin seru. Namun sebelum bermain, untuk bisa membeli aneka item spesial tersebut, pemain harus melakukan top up PUBG terlebih dahulu. Dan, agar lebih mudah dalam memenangkan permainan, akan lebih baik jika Anda bermain dalam mode Squad dibandingkan mode Solo.

# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA