Samsung Bakal Hentikan Produksi Lini Galaxy Note?

IN
Oleh inilahcom
Jumat 04 Desember 2020
share
 

INILAHCOM, Seoul - Samsung Electronics disebut-sebut bakal memberhentikan lini smartphone premium mereka, Galaxy Note, pada tahun depan.

Galaxy Note, yang dikenal dengan layar besar dan pena stylus, adalah salah satu dari dua lini smartphone premium Samsung --satunya lagi adalah Galaxy S yang memiliki desain lebih ringkas.

Untuk saat ini, raksasa teknologi Korea Selatan itu tidak memiliki rencana untuk mengembangkan versi baru Galaxy Note untuk tahun 2021, demikian menurut sumber tiga sumber yang menolak disebutkan namanya karena rencana tersebut tidak dipublikasikan, seperti dilaporkan Reuters.

Sebaliknya, model teratas seri Galaxy S berikutnya, yakni Galaxy S21 Ultra, akan memiliki pena stylus dan generasi berikutnya dari smartphone layar lipat Samsung juga akan kompatibel dengan pena stylus, yang akan dijual secara terpisah, menurut salah satu sumber.

Sumber lainnya mengatakan bahwa upaya pengembangan perusahaan yang biasanya diarahkan ke lini Galaxy Note kini akan disalurkan ke jajaran smartphone layar lipatnya.

Sementara itu, Samsung menolak permintaan Reuters untuk berkomentar.

Analis perusahaan riset pasar Counterpoint, Tom Kang, mengatakan penjualan Samsung untuk lini Galaxy Note diperkirakan turun seperlima menjadi 8 juta unit tahun ini, sementara penjualan lini Galaxy S kemungkinan turun 5 juta menjadi kurang dari 30 juta unit.

"Permintaan premium tahun ini menurun dan banyak orang yang tidak mencari produk baru," ujar Kang.

Galaxy Note20 diluncurkan awal tahun ini dengan label harga US$999, setara dengan Galaxy S20, sedangkan iPhone 12 dibanderol dengan harga mulai dari US$799.

Samsung pertama kali meluncurkan lini Galaxy Note pada 2011, membuat terobosan baru di pasar untuk model layar yang lebih besar (yang kala itu disebut sebagai phablet --phone tablet) dan membantunya mengambil alih Apple untuk menjadi pembuat smartphone terbesar di dunia untuk pertama kalinya pada tahun itu.


# TAG

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA